Terima Kasih telah mengunjungi Blog ini

•October 22, 2008 • Leave a Comment

anda adalah pengunjung ke

free hit counter

hit counter

Debat Boy Vs Buana101 (Part 2)

•June 16, 2009 • Leave a Comment

Masih bersama si Buana101 didalam milis debat_islam-kristen…

Email awal pertama ‘ana :

************************************************************

[debat_ islam-kristen] Sebuah Gereja Di Bom Di Jalur Gaza

Umat Kristen di jalur Gaza menangisi belasan orang yang terbunuh akibat serangan udara Israel yang menghancurkan sebuah gereja Babtis yang berada di sebelah sebuah kantor polisi yang menjadi target Israel, demikian laporan BosNewsLife, Jumat (2/1) lalu.

Pemboman di sekitar gereja Babtis Gaza terjadi beberapa saat sebelum minoritas Kristen di wilayah tersebut akan melakukan ibadah tahun baru. Para minoritas Kristen ini meminta perhatian internasional atas keberadaan mereka di jalur Gaza yang terjebak diantara pertempuran Israel dan militas Islam Hamas.

Menurut saksi mata, target utama Israel saat itu adalah kantor polisi yang berada tepat di sebelah gereja. Gereja tersebut mengalami rusak berat.

Pemboman Israel yang menghancurkan gereja Babtis tersebut, ditanggapi oleh Carl Moeller, presiden dari Open Doors Amerika, sebuah organisasi yang mendukung orang-orang Kristen teraniaya dengan sebuah pernyataan kecewa yang dalam.

“Apa yang dihadapi oleh gereja disana sangat luar biasa,” demikian ucap oleh Carl Moeller, presiden dari Open Doors Amerika. “Saat umat Kristebn (di Gaza – Red) terus berdoa kepada Tuhan; Mereka terus menangis kepada Tuhan; Dan saat itu terjadi, hal itu akan mempengaruhi lingkungan sekitarnya dengan damai Allah.”

Pendeta gereja tersebut, Hanna Massad, telah dipaksa untuk terbang ke Timur Tengah. Saat ini sekitar 1.7 juta orang tinggal di jalur Gaza, dan beberapa diantaranya adalah orang Kristen. Menurut perkiraan ada sekitar lebih dari 3000 orang.

Sekalipun pertempuran masih terus berlangsung, Israel mengijinkan ratusan orang asing untuk meninggalkan jalur Gaza pada Jumat (2/1) lalu. Hingga saat ini masih belum jelas apakah orang Kristen Gaza diperbolehkan untuk keluar dari wilayah tersebut.

Dilaporkan bahwa orang-orang Kristen disana terus melakukan pertemuan di kelompok-kelompok kecil, di rumah-rumah untuk menghindari dijadikan target oleh Israel.

Sumber : Bos News Life

************************************************************

Lalu mendapat jawaban dr GP…

Dari: great.pretender2000 great.pretender2000 @…
Kepada: debat_islam- kristen@yahoogro ups.com
Terkirim: Selasa, 6 Januari, 2009 18:00:17
Topik: Re: Bls: [debat_ islam-kristen] Sebuah Gereja Di Bom Di Jalur Gaza

Hamas itu hanya kelompok, bukan negara, jadi harus di tumpas, karena teroris

gp

************************************************************

Atas dassar apa ente bilang Terroris? Yang ngebantai 400-orang lebih siapa?

Yang harus ditumpas itu Zionis Kafir Israel Yahudi Laknatullah dan para cecunguk-cecunguknya.

************************************************************

Dari: buana101 buana101@…
Kepada: debat_islam- kristen@yahoogro ups.com
Terkirim: Rabu, 7 Januari, 2009 12:06:06
Topik: Re: Bls: Bls: [debat_ islam-kristen] Sebuah Gereja Di Bom Di Jalur Gaza

Pak Boy.
Ketika Hamas meroket Israel setiap hari dengan sasaran sipil…..ente
kemana pak ? kok ketika Israel membalas, ente malah ribut-ribut.

-sony-

************************************************************

Son,

Apa alasan Hamas ngirim Roket ke Israel?

Jadi ente nglarang ane untuk mengecam Zionis Kafir Laknatullah dan
para cecunguknya? Yang sudah membantai 400-orang lebih rakyat Palestina
yang beragama Islam?

Jangan-jangan ente termasuk cecunguk-cengunguk terroris Israel
Yahudi?(confirm)

************************************************************

Dari: buana101 <buana101@…>
Kepada: debat_islam- kristen@yahoogro ups.com
Terkirim: Rabu, 7 Januari, 2009 12:27:51
Topik: Re: Bls: Bls: Bls: [debat_ islam-kristen] Sebuah Gereja Di Bom Di Jalur Gaza

Jadi jelas bukan…bahwa ente adalah pendukung kebencian kepada Israel,
sehingga kalau Hamas menembakkan roket2 nya ke sasaran2 sipil, membunuh
dan membantai wanita dan anak-anak, ente bersorak gembira….iya gak ?

Lain halnya kalau ente adalah pendukung kemanusiaan, siapa saja yang
menimbulkan kekerasan pasti ente kutuk….iya gak ?

Dengan demikian kesimpulannya jelas, pendukung Israel adalah pendukung
kemanusiaan, sementara pendukung hamas macam ente, adalah pendukung
kebencian dan kekerasan.

Jelas pak ?

-sony-

************************************************************

Oooo….jadi ente pendukung Zionis Kafir Laknatullah yang ngaku pendukung kemanusiaan? (confirm)

Jadi cecunguk seperti anda ini bersorak-sorai dengan terbunuhnya umat Islam Palestina sebanyak ratusan orang?…ya. ..ya….ya. ..inilah Sony Buana sang kristen sejati.

Memang inilah kedok asli kristen seperti Sony Buana, tidak perlu ditutup-tutupi pak.
Jadi jelas dikristen itu tidak ada ajaran kasih, yang ada bunuh-bunuh- dan bunuh, Jelas Pak?

Seperti ayat didalam bible ini ya pak sony?

Lukas 19
19:27 Akan tetapi semua seteruku ini, yang tidak suka aku menjadi rajanya, bawalah mereka ke mari dan bunuhlah mereka di depan mataku.”

************************************************************

Dari: buana101 <buana101@…>
Kepada: debat_islam- kristen@yahoogro ups.com
Terkirim: Rabu, 7 Januari, 2009 13:11:50
Topik: Re: Bls: Bls: Bls: Bls: [debat_ islam-kristen] Sebuah Gereja Di Bom Di Jalur Gaza

Ck..ck..ck.. ..ini orang benar-benar buta huruf, udah dibilang ane pendukung kemanusiaan, artinya…ane menentang kekerasan… kok
malah dibilang pendukung zionist.Kalau ente memang pendukung kekerasan dan kebencian, karena ente adalah muslim, iya gak ? ;)

O iya dalam ayat yg ente kutip ditulis “seteru Yesus”, yaitu “setan / iblis”, jadi wajar dong harus mati, bagaimana dengan ente, apakah ente juga seteru Yesus ?

-sony-

************************************************************

Bukannya ada bersorak-sorai akan pembantaian Orang Islam Son?

Ga usah ditutup-tutupi, udah jelas sekarang siapa yang membantai dan siapa yang dibantai.
Kelakuan Israel Zionis Laknatullah ga jauh beda dengan Cecunguknya Amerika Serikat yang dipimpin oleh Bush yang beragama Kristen itu loh…

Kalo Palestina seteru Yesus yah son? jadi boleh dibunuh…:P

US Kirim 1000 Rudal GBU-39 ke Israel

Koran Zionis Israel melaporkan kesuksesan Departemen Pertahanan AS (Pentagon) yang menjual seribu rudal otomatis baru ke rezim ini. Kantor Berita Qudsuna mengutip Koran Haaretz, edisi Senin, melaporkan, penjualan rudal-rudal baru AS telah meningkatkan kemampuan jet-jet tempur Zionis Israel sehingga dapat membidik sasaran musuh dengan tepat.Menurut Koran Haaretz, rudal-rudal itu adalah jenis GBU-39 yang didesain lebih kecil, agar bisa dibawa lebih banyak oleh pesawat tempur Israel. Bom itu mampu menghancurkan sasaran di kedalaman 6 kaki di bawah tanah.

Dalam perang Lebanon tahun 2006, AS terpaksa mengirimkan rudal-rudal otomatis barunya ke Israel untuk menghancurkan pertahanan Hizbullah di bawah tanah. Bulan lalu, AS melengkapi militer Israel dengan sistem pertahanan anti rudal baru yang bernama Arrow 3. Rudal generasi baru AS, Arrow 3, dapat membidik rudal yang ditembakkan ke arah Israel.

Koran Haaretz juga menyebutkan, “Berdasarkan kesepakatan terbaru antara AS dan Israel untuk penempatan sistem pertahanan baru anti rudal AS di Israel, sekelompok pakar dari AS akan berkunjung ke Israel.”

************************************************************

Dari: buana101 <buana101@…>
Kepada: debat_islam- kristen@yahoogro ups.com
Terkirim: Rabu, 7 Januari, 2009 14:49:47
Topik: Re: Bls: Bls: Bls: Bls: Bls: [debat_ islam-kristen] Sebuah Gereja Di Bom Di Jalur Gaza

Pak Boy, ente ini seperti anak kemarin sore aja, jelas-jelas selama ini Kristen vs islam, identik dengan Kasih vs Kekerasan. Kristen mengajarkan Kasih dan islam mengajarkan kekerasan.Lalu bagaimana mungkin ente mengatakan ane senang dengan orang2 islam yang dibantai ?????? how come ???????????? ?????

Kembali kemasalah Gaza, jelas-jelas dalam beberapa minggu akhir tahun kemarin….. Israel sudah memberi warning kepada Hamas, agar menghentikan serangan roketnya, bahkan kepada PBB pun Israel sudah memberitahukan, jika mereka diserang terus, maka Israel akan melancarkan pembalasan.

Lalu pak boy kemana saat itu ?

-sony-

************************************************************

Oiya Son, Kasih Vs Kekerasan ya? Jadi orang islam yang dibantai sama Kristen di Poso itu adalah rasa Kasih Kristen untuk Islam ya? Hebat kau ini son…Kasih. ..Kasiih. ..Oh kasih…tapi Bantai jalan terus….Son ente yang anak baru kemaren, ente tau ga kenapa HAMAS menyerang dengan Roket ke Wilayah Israel son? Coba buka-buka dulu deh situs-situs beritanya… atau mungkin ente lagi kemana waktu itu son?:P

Roket dibalas dengan pembantaian Ratusan orang, How Come Son???

Jadi itu bukan pembalasan son tapi pembantaian warga sipil son.

Son…son… ade…ade. .aje loe son…

************************************************************

Dari: buana101 <buana101@…>
Kepada: debat_islam- kristen@yahoogro ups.com
Terkirim: Rabu, 7 Januari, 2009 16:12:29
Topik: Re: Bls: Bls: Bls: Bls: Bls: Bls: [debat_ islam-kristen] Sebuah Gereja Di Bom Di Jalur Gaza

Pak Boy.
Bukan rahasia lagi jika roket-roket yang ditembakkan Hamas, adalah untuk membantai rakyat Israel. berbeda dengan bomb-bomb Israel yang dijatuhkan tepat sasaran, roket-roket Hamas ditembakkan secara membabi buta….tidak peduli roket tersebut mendarat dimana, apakah di Markas IDF, di sekolahan, di RS, di rumah penduduk, pokoknya tembak sebanyak-banyak nya…..dan bunuh sebanyak-banyaknya.Itu lah yang di inginkan oleh Hamas dan ente orang muslim.

O iya….satu hal lagi, sama seperti pejuan Hizbollah dulu, Pejuang Hamas pun sering kali meluncurkan roket-roketnya dari daerah padat penduduk sipil, sehingga ketika Israel membalas menembak ke arah peluncur roket2 tersebut, maka korban2 sipil pun berjatuhan.

Itu kan startegy islam dalam berperang ? segala macam cara dihalal kan, demi mendapat simpati dunia…simpati dari kaum kafir….. ironis bukan ? =D>

Satu hal lagi, Israel….jika ingin menyerang suatu daerah, maka penduduk didaerah tersebut diberi peringatan, sehingga penduduk dapat menjauhi daerah sasaran yang akan di bomb, sementara Hamas….he. .he..he.. ..emang dipikirin… …iya gak ?

-sony-

************************************************************

Nah ente ga tau ceritanya kenapa Hamas sampe menyerang Israel dengan Roket-roketnya. ..

sampe Israel pun berdalih dengan menyerang membabi-buta ke Jalur Gaza…

Kemane ente saat itu Son?

Nih Ane kasih datanya :

November 2008: Hamas kembali melontarkan roket dan mortir ke wilayah Israel sebagai balasan serangan mendadak yang dilancarkan Israel beberapa saat setelah perjanjian gencatan senjata berakhir.

27 Desember 2008: Israel membombardir Jalur Gaza, dan menyebabkan lebih dari 200 warga Palestina tewas pada hari pertama penyerangan. Korban tewas hingga Senin mencapai lebih dari 300 orang.

Memang Israel ga bisa bedain mana Anak-anak dan Wanita serta pejuang HAMAS yah son?
Jadi hal itu ente sebut tepat sasaran dan tidak membabi buta son, How Come Son???

Sekarang Israel berusaha mencari simpati dengan alasan HAMAS berlindung dengan warga sipil, lagi-lagi how come?

Come On, yang gentle aja israel…beraninya pake helikopter dan berlindung dibalik Tank-tank kenafa takut mati ya?

************************************************************

Walahhh…pak Boy, kalau mau cari berita jangan di pesantren pak….
Nih…ane kasih tau yaa…Setelah gencatan senjata Hamas – Israel usai, Hamas pun segera menembakkan roket2 nya ke Israel, alasannya : Agar Israel membuka blokade nya.

Sebenarnya itu hanyalah alasan yang dibuat-buat, karena disisi lain, yaitu di perbatasan Gaza – Mesir, Mesir pun memblokade perbatasan nya, tetapi Mesir gak di roket tuh sama Hamas.

Jelas pak ?

Lalu mengenai korban-korban yang berjatuhan.. ..

Israel selalu siap, ketika mereka mengempur Hamas, mereka pun siap untuk menghadapi roket2 Hamas, sehingga ketika roket Hamas datang, penduduk pun bersembunyi dibunker-bunker yang telah disediakan.

Sementara Hamas, Hamas hanya tau menembakkan roket, tetapi tidak peduli akan keselamatan penduduk Palestina, Hamas tidak ragu-ragu untuk menembakkan roketnya dari kawasan penduduk, sehingga ketika Israel membalas, maka penduduk sipil lah yang menjadi korban.

Jelas pak ?

O iya satu hal lagi, sebelum menjatuhkan bomb kesuatu daerah, Israel pun memperingati penduduk disekitarnya melalui telpon, email dan selebaran, agar penduduk segera mengungsi / menyingkir, sehingga korban sipil dapat ditekan seminimal mungkin.

Apakah pak Boy sudah mengerti sekarang ?

-sony-

************************************************************

Wallah…Son, ente ini emang ketauan kurang informasi ya? atau ente minta link dimana ane dapet berita itu? nanti ente ngeles lagi pake bilang itu informasi dari pesantren.

Makanye jangan cuma nyari berita di FFI, Gereja sama JihadWatch doang dunk.

Ente bilang Setelah gencatan senjata Hamas – Israel usai, Hamas pun segera menembakkan roket2 nya ke Israel, alasannya : Agar Israel membuka blokade nya.
Ini berita darimana cuy? Ente liat data yang ane sodorin

November 2008: Hamas kembali melontarkan roket dan mortir ke wilayah Israel sebagai balasan serangan mendadak yang dilancarkan Israel beberapa saat setelah perjanjian gencatan senjata berakhir.

27 Desember 2008: Israel membombardir Jalur Gaza, dan menyebabkan lebih dari 200 warga Palestina tewas pada hari pertama penyerangan. Korban tewas hingga Senin mencapai lebih dari 300 orang.


Ente tau, klaim ente yang mengatakan bahwa Hamas berlindung dibalik rakyat Palestina tersebut cuma propaganda israel saja untuk mencari pembenaran atas pembantaian mereka terhadap rakyat sipil, dan tuduhan-tuduhan penjahat israel terhadap HAMAS tersebut-pun dibantah oleh PBB.

Son,son…ente berusaha mati-matian mencari pembenaran atas pembantaian Israel thd Palestina dengan menyalahkan HAMAS, sedangkan jelas-jelas Israel menyerang dengan membabi buta tanpa membedakan mana Sipil dan mana Lawan, mau bukti?

Tuh tentara sendiri ditembak oleh tank-tanknya, itu bukti mereka ga pilih-pilih bung…

O iya satu hal lagi, sebelum menjatuhkan bomb kesuatu daerah, Israel pun memperingati penduduk disekitarnya melalui telpon, email dan selebaran, agar penduduk segera mengungsi / menyingkir, sehingga korban sipil dapat ditekan seminimal mungkin.


Israael mau nelp siapa di palestina son? Mau ngirim email sama siapa? Mana bisa rakyat palestina main internet, listrik aja kaga ada…Ngana ini ada-ada aja…

************************************************************

Pak Boy.
Sebaiknya ente pelajari dulu maksud dan tujuan Hamas di bentuk, dalam Harian Kompas tanggal 8 kemarin, disana ditulis bahwa Hamas mempunyai misi untuk menghapus Israel dari muka bumi.
Sementara Israel, Israel berperang hanya agar tetap eksist.

Jelas pak ?

Sekarang kembali kepada konflik di Gaza, ente menguti berita yang mengatakan tindakan Hamas hanyalah untuk membalas serangan Israel…..bisa ente tunjukkan referensi beritanya ?

Sementara Israel yang merasa perlu membalas roket-roket Hamas, telah memberikan warning ke pada pihak-pihak terkait, termasuk kepada PBB, bahwa Israel akan melancarkan serangan balasan (Baca : Kompas, tgl. 27 Desember 2008)

Masih dalam Kompas tanggal 8 Januari 2009, ente dapat melihat foto penembakkan roket Hamas yang ditembakkan dari kawasan rumah-rumah penduduk. Kalau Hamas itu memang ksatria, tentu Hamas tidak akan menembakkan roket2 nya dari kawasan penduduk sipil, karena Hamas tau kalau Israel akan menembak balik, dan akan jatuh dikalangan penduduk sipil.

Itulah kepengecutan dari Hamas, yang selalu bersembunyi dibelakang penduduk.

Mengenai salah tembak dalam pertempurn, itu wajar pak, namanya juga suasana pertempuran, tembak teman sendiri bisa saja terjadi, mengingat peluru itu tidak memiliki mata.

Mengenai peringatan Israel melalui telepon, email dan selebaran… . silahkan ente liat beritanya di CNN dan BBC, disitu ditayangkan dengan jelas bagaimana penduduk Palestina kebingungan menerima telepon di Hand Phone dari pihak Israel, serta ditayangkan pula selebaran yang dijatuhkan dari pesawat2 Israel.

Jadi sekali lagi pak Boy, kalau mau mencari sumber berita, carilah yang reliable dan dapat dipertanggung jawabkan…. ..ok.;)

-sony-

************************************************************

reposting

—– Pesan Diteruskan —-
Dari: Boy Riantino <briantino_icon@…>
Kepada: debat_islam-kristen@yahoogroups.com
Terkirim: Senin, 12 Januari, 2009 18:32:42
Topik: Bls: Bls: Bls: Bls: Bls: Bls: Bls: Bls: Bls: [debat_ islam-kristen] Sebuah Gereja Di Bom Di Jalur Gaza

Son,

Hamas itu hanyalah organisasi politik yang dibentuk untuk menciptakan kemerdekaan di Palestina karena ketidakpuasan rakyat palestina terhadap organisasi-organisai politik disana, jika mereka mempunyai misi untuk menyingkirkan israel seperti apa yang dikatakan di koran kompas tgl.8 Hal.9, itu dikarenakan sikap israel yang jahat yang ingin mencaplok wilayah Palestina, sehingga Hamas ingin berjuang melawan penjajahan israel di negeri Palestina.

Jelas son?

Sekarang kembali kepada konflik di Gaza, ente menguti berita yang mengatakan tindakan Hamas hanyalah untuk membalas serangan Israel…..bisa ente tunjukkan referensi beritanya ?


Sudah ane kira, ente pasti meminta link berita dari ane, udah kaga aneh tipikal debater kristen, nanti abis ane kasih link ente berusaha mati-matian untuk membantah link tersebut lagi.son…son..

Nih ane suapin :

http://202.146. 4.17/read/ xml/2008/ 12/29/09211748/ jejak.kejahatan. israel.di. jalur.gaza

Senin, 29 Desember 2008 | 09:21 WIB

Juni 1967: Israel mencaplok Jalur Gaza yang sebelumnya dikuasai oleh Mesir selama perang. Menurut sensus Israel saat itu, populasi penduduk di Jalur Gaza hanya 380.000 jiwa, dan setengahnya merupakan pengungsi dari Israel. Saat ini, populasi di wilayah seluas 360 km persegi tersebut mencapai 1,5 juta jiwa, dengan jumlah pengungsi beserta keluarganya mencapai 1 juta jiwa.

Desember 1987: Perselisihan di kamp pengungsi Jebaliya memicu pemberontakan warga Palestina, yang berakhir pada tahun 1993. Kelompok militan Islam Hamas merupakan yang pertama kali muncul pada masa-masa awal pemberontakan.

September 2005: Israel menarik pasukannya beserta 8.500 pendatang Yahudi dari Jalur Gaza. Namun, Israel tetap menguasai wilayah udara, perairan di garis pantai, dan perbatasan. Hal ini menyebabkan ahli-ahli hukum Palestina dan beberapa dari Israel menuduh Israel masih menduduki Jalur Gaza.

Juni 2007: Hamas mengambil alih Jalur Gaza dari tangan Presiden Palestina Mahmoud Abbas.

Juni 2008: Kelompok militan Hamas dan Israel sepakat untuk melakukan gencatan senjata untuk menghentikan pertempuran.

November 2008: Hamas kembali melontarkan roket dan mortir ke wilayah Israel sebagai balasan serangan mendadak yang dilancarkan Israel beberapa saat setelah perjanjian gencatan senjata berakhir.

27 Desember 2008: Israel membombardir Jalur Gaza, dan menyebabkan lebih dari 200 warga Palestina tewas pada hari pertama penyerangan. Korban tewas hingga Senin mencapai lebih dari 300 orang.
HIN
Sumber : AP

gimana son?jelas son?

mungkin ente kurang rajin searching beritanya son, jadi ga sampe deh tuh berita…


Masih dalam Kompas tanggal 8 Januari 2009, ente dapat melihat foto penembakkan roket Hamas yang ditembakkan dari kawasan rumah-rumah penduduk. Kalau Hamas itu memang ksatria, tentu Hamas tidak akan menembakkan roket2 nya dari kawasan penduduk sipil, karena Hamas tau kalau Israel akan menembak balik, dan akan jatuh dikalangan penduduk sipil.


Itulah kepengecutan dari Hamas, yang selalu bersembunyi dibelakang penduduk.

Masih di koran kompas tgl.8 hal.15, “Dengan 1,5 juta penduduk di area seluas 400 km2, Gaza merupakan salah satu kawasan padat manusia di dunia“.coba ente renungkan, dengan wilayah sekecil itu. Apakah hamas masih harus mencari wilayah yang tidak padat penduduk, sedangkan kondisi yang ada memang seperti itu. Anda hanya mencari-cari pembenaran saja son atas pembantaian yang dilakukan oleh Yahudi Israel itu. Sedangkan PBB sendiri membantah jelas-jelas apa yang di Propagandakan oleh Israel, how come? dan ente berusaha keras membenarkan propaganda tersebut.heh…capee…deh…

mengenai salah tembak, itu adalah bukti kebrutalan Israel yang memang bernafsu untuk membantai siapa saja yang terlihat oleh mereka…inilah bukti kebiadaban israel son…ditambah dengan jumlah korban yang sampai saat ini sudah berjumlah 800 orang lebih warga palestina….

Mengenai peringatan Israel melalui telepon, email dan selebaran… . silahkan ente liat beritanya di CNN dan BBC, disitu ditayangkan dengan jelas bagaimana penduduk Palestina kebingungan menerima telepon di Hand Phone dari pihak Israel, serta ditayangkan pula selebaran yang dijatuhkan dari pesawat2 Israel.Son, tidak ada gunanya itu selebaran ataupun telp, jika sampai saat ini jumlah korban rakyat sipil masih terus bertambah, jadi percuma itu hanya tepu-tepuan si Yahudi aja…tetep abis nyebarin bantai terus lanjut…

Jadi sekali lagi pak Boy, kalau mau mencari sumber berita, carilah yang reliable dan dapat dipertanggung jawabkan…. ..okMaaf ya son, mungkin kata-kata itu lebih pantas untuk ente…ente mesti lebih banyak belajar ngetik lagi di Google, son….ok.

(again and again email ini berakhir tidak ada jawaban setelah ane kirim link yang diminta oleh si Sony )

Sumber : http://groups.yahoo.com/group/debat_islam-kristen/message/47075

Ajaran Membunuh didalam Bible/Alkitab

•March 16, 2009 • 1 Comment

Selama ini mungkin anda akan menyangka bahwa Kristen mengajarkan Kasih terhadap manusia, namun setelah kita membaca didalam bible or Alkitab mereka ternyata itu semua hanyalah sebuah retorika saja agar penampilan mereka terlihat indah diluarnya namun sebenarnya didalamnya berisi tentang perintah-perintah untuk membunuh manusia-manusia yang tidak mengikuti bible atau Alkitab.

Silahkan di Check sendiri ayat-ayat dibawah ini :

Lukas 19
19:27 Akan tetapi semua seteruku ini, yang tidak suka aku menjadi rajanya, bawalah mereka ke mari dan bunuhlah mereka di depan mataku.”

*Bunuhlah pengikut agama lain*

6 Apabila saudaramu laki-laki, anak ibumu, atau anakmu laki-laki atau anakmu perempuan atau isterimu sendiri atau sahabat karibmu membujuk engkau diam-diam, katanya: Mari kita berbakti kepada allah lain yang tidak dikenal olehmu ataupun oleh nenek moyangmu,

7 salah satu allah bangsa-bangsa sekelilingmu, baik yang dekat kepadamu maupun yang jauh dari padamu, dari ujung bumi ke ujung bumi,

8 maka janganlah engkau mengalah kepadanya dan janganlah mendengarkan dia. Janganlah engkau merasa sayang kepadanya, janganlah mengasihani dia dan janganlah menutupi salahnya,

9 tetapi bunuhlah dia! Pertama-tama tanganmu sendirilah yang bergerak untuk membunuh dia, kemudian seluruh rakyat.

10 Engkau harus melempari dia dengan batu, sehingga mati, karena ia telah berikhtiar menyesatkan engkau dari pada TUHAN, Allahmu, yang telah membawa engkau keluar dari tanah Mesir, dari rumah perbudakan.

11 Maka seluruh orang Israel akan mendengar dan menjadi takut, sehingga mereka tidak akan melakukan lagi perbuatan jahat seperti itu di tengah-tengahmu.

(Ulangan 13:7-12)

*Bunuh Laki2/ Perempuan yang berbuat Jahat*

2) 2 “Apabila di tengah-tengahmu di salah satu tempatmu yang diberikan kepadamu oleh TUHAN, Allahmu, ada terdapat seorang laki-laki atau perempuan yang melakukan apa yang jahat di mata TUHAN, Allahmu, dengan melangkahi perjanjian-Nya,

3 dan yang pergi beribadah kepada allah lain dan sujud menyembah kepadanya, atau kepada matahari atau bulan atau segenap tentara langit, hal yang telah Kularang itu;

4 dan apabila hal itu diberitahukan atau terdengar kepadamu, maka engkau harus memeriksanya baik-baik.

Jikalau ternyata benar dan sudah pasti, bahwa kekejian itu dilakukan di antara orang Israel,

5 maka engkau harus membawa laki-laki atau perempuan yang telah melakukan perbuatan jahat itu ke luar ke pintu gerbang, kemudian laki-laki atau perempuan itu harus kaulempari dengan batu sampai mati.

(Ulangan 17:2-5)

*Bunuhlah istrimu di malam pengantin jika dia tidak perawan*


20 Tetapi jika tuduhan itu benar dan tidak didapati tanda-tanda keperawanan pada si gadis pada malam pernikahan,

21 maka haruslah si gadis dibawa ke luar ke depan pintu rumah ayahnya, dan orang-orang sekotanya haruslah melempari dia dengan batu, sehingga mati–sebab dia telah menodai orang Israel dengan bersundal di rumah ayahnya. Demikianlah harus kauhapuskan yang jahat itu dari tengah-tengahmu.

(Ulangan 22:20-21)

*Bunuhlah manusia yang tidak mendengarkan perkataan imam*


Orang yang berlaku terlalu berani dengan tidak mendengarkan perkataan imam yang berdiri di sana sebagai pelayan TUHAN, Allahmu, ataupun perkataan hakim, maka orang itu harus mati. Demikianlah harus kauhapuskan yang jahat itu dari antara orang Israel.. (Ulangan 17:12 )

*Bunuhlah paranormal*

Seorang ahli sihir perempuan janganlah engkau biarkan hidup. (Keluaran 22:18)

*Bunuhlah para Waria*

Bila seorang laki-laki tidur dengan laki-laki secara orang bersetubuh dengan perempuan, jadi keduanya melakukan suatu kekejian, pastilah mereka dihukum mati dan darah mereka tertimpa kepada mereka sendiri. (Imamat 20:13 )

*Bunuhlah para peramal*

27 Apabila seorang laki-laki atau perempuan dirasuk arwah atau roh peramal, pastilah mereka dihukum mati, yakni mereka harus dilontari dengan batu dan darah mereka tertimpa kepada mereka sendiri.” (Imamat 20:27 )

*Bunuhlah anak yang memukul ortunya.*

Siapa yang memukul ayahnya atau ibunya, pastilah ia dihukum mati.. (Keluaran 21:15)

*Hukuman mati untuk menyumpahi ortu*

1) Siapa mengutuki ayah atau ibunya, pelitanya akan padam pada waktu gelap.. (Amsal 20:20)

2) Apabila ada seseorang yang mengutuki ayahnya atau ibunya, pastilah ia dihukum mati; ia telah mengutuki ayahnya atau ibunya, maka darahnya tertimpa kepadanya sendiri.. (Imamat 20:9)

*Siapa yang menghina Tuhan, harus dibunuh*

Siapa yang menghujat nama TUHAN, pastilah ia dihukum mati dan dilontari dengan batu oleh seluruh jemaah itu. Baik orang asing maupun orang Israel asli, bila ia menghujat nama TUHAN, haruslah dihukum mati.(Imamat 24:16)
Itu saja dulu, sebetulnya masih ada ayat-ayat yang lainnya…silahkan anda cari sendiri…

TERORISME KRISTEN

•March 16, 2009 • Leave a Comment

Ane, mendapatkan e-mail dr kawan dan isinya cukup menarik untuk dibaca sehingga ane merasa perlu untuk di Post-kn di Blog ini.

Berikut ini adalah sedikit contoh dari berbagai macam tindak terorisme Kristen kepada umat Islam:

=================================

KEBIADABAN KRISTEN TERHADAP ISLAM

=================================

1. Tahun 614 (8 H). Utusan Nabi Muhammad, Al-Harits

ibu Umair al-Azady, yang membawa surat untuk pemimpin

Bushro, dihadang dan diculik untuk selanjutnya

dipenggal lehernya oleh pegawai Romawi atas perintah

Kaisar Romawi, Heraklius. Padahal, membunuh duta

merupakan kejahatan yang amat keji dan sama halnya

dengan mengumumkan perang. Akibat kebiadaban kaisar

Kristen ini timbullah perang Mut’ah dan perang Tabuk

antara umat Islam melawan Kristen Romawi. Inilah

konflik pertama kali antara umat Islam dengan orang

Kristen. Dan seperti yang terpampang dalam sejarah,

Kristen lah yang lebih dulu membunuhi umat Islam.

2. Tahun 1064. Rombongan peziarah Kristen sebanyak

7000 orang yang dipimpin oleh seorang Uskup telah

menyerang orang-orang Arab dan Turki di Yerusalem.

3. 15 Juli 1099, Yerusalem ditaklukan. 60.000 orang

dibunuh, terdiri dari orang-orang Yahudi, Muslim,

laki-laki, perempuan dan anak-anak. Dilukiskan oleh

saksi mata Kengerian begitu dahsyat: “Kami harus

berjalan didalam darah musuh kami sedalam mata kaki”.

Akhirnya pada 15 Juli 1099, Yerusalem (Baitul Maqdis)

jatuh ke tangan pasukan Salib, tercapailah cita-cita

mereka.

Berlakulah keganasan luar biasa yang belum pernah

terjadi dalam sejarah umat manusia. Kaum kafir Kristen

itu telah menyembelih penduduk sipil Islam baik

lelaki, perempuan dan anak-anak dengan sangat

ganasnya. Mereka juga membantai orang-orang Yahudi dan

orang-orang Kristen yang enggan bergabung dengan kaum

Salib. Keganasan kaum Salib Kristen yang sangat luar

biasa itu telah dikutuk dan diakui oleh para saksi dan

penulis sejarah yang terdiri dari berbagai agama dan

bangsa.

Seorang ahli sejarah Prancis, Michaud berkata: “Pada

saat penaklukan Yerusalem oleh orang Kristen tahun

1099, orang-orang Islam dibantai di jalan-jalan dan di

rumah-rumah. Yerusalem tidak punya tempat lagi bagi

orang-orang yang kalah itu. Beberapa orang coba

mengelak dari kematian dengan cara mengendap-endap

dari benteng, yang lain berkerumun di istana dan

berbagai menara untuk mencari perlindungan terutama di

masjid-masjid. Namun mereka tetap tidak dapat

menyembunyikan diri dari pengejaran orang-orang

Kristen itu.

Tentara Salib yang menjadi tuan di Masjid Umar, di

mana orang-orang Islam coba mempertahankan diri selama

beberapa lama menambahkan lagi adegan-adegan yang

mengerikan yang menodai penaklukan Titus. Tentara

infanteri dan kavaleri lari tunggang langgang di

antara para buruan. Di tengah huru-hara yang

mengerikan itu yang terdengar hanya rintihan dan

jeritan kematian. Orang-orang yang menang itu

menginjak-injak tumpukan mayat ketika mereka lari

mengejar orang yang coba menyelamatkan diri dengan

sia-sia.”

Raymond d’Agiles, yang menyaksikan peristiwa itu

dengan mata kepalanya sendiri mengatakan: “Di bawah

serambi masjid yang melengkung itu, genangan darah di

dalamnya mengenai lutut dan mencapai tali kekang

kuda.”

Aksi pembantaian hanya berhenti beberapa saat saja,

yakni ketika pasukan Salib itu berkumpul untuk

menyatakan rasa syukur kepada Tuhan mereka Yesus

Kristus atas kemenangan mereka. Tapi begitu upacara

perayaan itu selesai, pembantaian diteruskan dengan

lebih ganas lagi.

Seterusnya Michaud berkata: “Semua yang tertangkap

yang disisakan dari pembantaian pertama, semua yang

telah diselamatkan untuk mendapatkan upeti, dibantai

dengan kejam. Orang-orang Islam itu dipaksa terjun

dari puncak menara dan bumbung-bumbung rumah, mereka

dibakar hidup-hidup, diseret dari tempat persembunyian

bawah tanah, diseret ke hadapan umum dan dikurbankan

di tiang gantungan.”

Selanjutnya Michaud menambahkan: “Air mata wanita,

tangisan anak-anak, begitu juga pemandangan dari

tempat Yesus Kristus memberikan ampun kepada para

algojonya, sama sekali tidak dapat meredakan nafsu

membunuh orang-orang yang menang itu. Penyembelihan

itu berlangsung selama seminggu. Beberapa orang yang

berhasil melarikan diri, dimusnahkan atau dikurangkan

jumlahnya dengan perbudakan atau kerja paksa yang

mengerikan.”

Archbishop Tyre, saksi mata melukiskan peristiwa itu

sbb:

“It was impossible to look upon the vast numbers of

the slain without horror; everywhere lay fragments of

human bodies, and the very ground was covered with the

blood of the slain. It was not alone the spectacle of

headless bodies and mutilated limbs strewn in all

directions that roused the horror of all who looked

upon them. Still more dreadful was it to gaze upon the

victors themselves, dripping with blood from head to

foot, an ominous sight which brought terror to all who

met them. It is reported that within the Temple

enclosure alone about ten thousand infidels perished.”

“Adalah mustahil untuk melihat keatas angka-angka luas

yang dibunuh tanpa kengerian; di mana-mana diletakkan

bagian-bagian tubuh manusia, dan seluruh lantai telah

tertutup oleh darah para korban. Itu tidak sendiri

karena pertunjukan besar tubuh-tubuh tanpa kepala dan

terpotong-potong yang ditaburkan di segala jurusan,

benar-benar membangunkan kengerian bagi semua yang

melihatnya. Meski demikian yang lebih seram adalah

untuk menatap atas para pemenang diri mereka,

menitikkan darah seluruh badan, suatu penglihatan

tidak menyenangkan yang membawa teror bagi semua

menjumpainya. Itu dilaporkan di dalam lampiran kuil

itu sendiri bahwa sekitar sepuluh ribu orang

pengkhianat binasa.”

Gustave Le Bon telah mensifatkan penyembelihan kaum

Salib Kristen sebagaimana kata-katanya: “Kaum Salib

kita yang ‘bertakwa’ itu tidak memadai dengan

melakukan berbagai bentuk kezaliman, kerusakan dan

penganiayaan, mereka kemudian mengadakan suatu

pertemuan yang memutuskan supaya dibunuh saja semua

penduduk Yerusalem yang terdiri dari kaum Muslimin dan

bangsa Yahudi serta orang-orang Kristen yang tidak

memberikan pertolongan kepada mereka yang jumlahnya

mencapai 60.000 orang. Orang-orang itu telah dibunuh

semua dalam masa 8 hari saja termasuk perempuan,

anak-anak dan orang tua, tidak seorang pun yang

terkecuali.”

Gustave Le Bon dalam bukunya “La Civilisation

Islamique er Arabe” hal.407 juga mengatakan,

“Kekejaman yang dilakukan oleh tentara salib terhadap

kawan maupun lawan, tentara maupun rakyat sipil,

wanita ataupun anak-anak, orang tua maupun anak muda,

membuat mereka menduduki tempat teratas dalam sejarah

kekerasan”.

Salah seorang saksi sejarah, Robert The Monk, menulis

sbb:

“Tentara kami menyerbu seluruh lorong, medan, serta di

atas bumbung-bumbung rumah yang bersambungan seperti

singa yang kehilangan anaknya. Kami mencabik-cabik

anak-anak dengan kejam. Kami membunuh orang tua dan

muda dengan pedang. Untuk mempercepat kerja, kami

menggunakan satu tali untuk mengantung leher beberapa

orang.”

Tentara merampas dan merampok apa saja yang mereka

temukan. Mereka bahkan merobek perut para korban untuk

mencari emas dan uang. Apa saja yang ditemukan, mereka

rampas. Akhirnya, Bohemond mengumpulkan semua yang

selamat, lelaki ataupun perempuan, yang cacat dan

tidak berdaya di dalam sebuah istana, dan membunuh

mereka semua. Mereka meninggalkan yang muda untuk

dijual di pasar budak Antiochia.

Godfrey Hardouinville melaporkan kepada Paus, “Di

Yerusalem, umat Islam yang ditangkap, dibunuh oleh

orang-orang kami di halaman kuil Solomon hingga kuil

itu dipenuhi dengan darah yang menggenang sampai ke

lutut.”

Ahli sejarah Kristen yang lain, Mill, mengatakan:

“Ketika itu diputuskan bahwa rasa kasihan tidak boleh

diperlihatkan terhadap kaum Muslimin. Orang-orang yang

kalah itu diseret ke tempat-tempat umum dan dibunuh.

Semua kaum wanita yang sedang menyusu, anak-anak gadis

dan anak-anak lelaki dibantai dengan kejam. Tanah

padang, jalan-jalan, bahkan tempat-tempat yang tidak

berpenghuni di Yerusalem ditaburi oleh mayat-mayat

wanita dan lelaki, dan tubuh anak-anak yang

terkoyak-koyak. Tidak ada hati yang lebur dalam

keharuan atau yang tergerak untuk berbuat kebajikan

melihat peristiwa mengerikan itu.”

Penaklukan Yerusalem oleh tentara Salib benar-benar

diwarnai dengan pembantaian yang tak pandang bulu

(indiscriminate massacre). Kaum muslimin -meliputi

semua umur dan jenis yang tak berdaya- dibantainya.

K. Hitti menuliskan, “Heaps of heads and hand feet

were to be seen throughout the street and squares of

the city.” (Tumpukan dari kepala-kepala dan kaki

tangan korban pembantaian dipamerkan di jalan-jalan

dan di sudut-sudut kota).

Para ahli sejarah mencatat jumlah korban pembantaian

itu sekitar 60.000 sampai 100.000 orang lebih.

Peristiwa yang kejam ini, jika dibandingkan dengan

penaklukan Shalahuddin al-Ayyubi dalam merebut kembali

Yerusalem, tentu menimbulkan pertanyaan, “Benarkah

motivasi agama (Kristen) menjiwai perang ini?”.

Karena, berbeda 180 derajat dengan pembantaian yang

dilakukan oleh pasukan Kristen, umat Islam sama sekali

tidak melakukan pembantaian balasan ketika merebut

kembali Yerusalem dibawah pimpinan Salahuddin

Al-Ayyubi. Kristen membantai sangat banyak umat

manusia ketika merebut Yerusalem, sementara Islam

dibawah pimpinan Shalahuddin Al-Ayyubi berperilaku

jauh lebih mulia dan beradab daripada Kristen ketika

merebut Yerusalem kembali. Benar-benar bertolak

belakang sekali memang antara Islam dengan Kristen

itu.

Sikap Salahuddin ini menambah harum namanya, baik di

mata lawan maupun kawan. Beberapa sejarawan Barat yang

pernah menulis ketinggian pribadinya, antara lain

Stanley Lane Poole.

4. Tahun 1456. Pertempuran Belgrade 1456, 80.000 orang

Turki dibunuh oleh orang-orang Kristen. Sampai disini

saja entah sudah berapa banyaknya nyawa umat manusia

yang telah dihabisi oleh orang Kristen. Umat Yahudi

disembelih, umat Islam dibantai, bahkan umat seimanpun

dihabisi juga oleh Kristen.

Kekejaman dan kebiadaban Kristen memang terlalu

spektakuler, mungkin sudah menjadi darah daging mereka

untuk menghabisi nyawa orang. Buktinya jumlah manusia

yang telah dibunuh oleh orang Kristen berkali-kali

lipat lebih banyak daripada perbuatan sejenis yang

dilakukan oleh umat Islam dan agama lainnya.

5. 3 Juni 1502, terjadilah pembunuhan massal di

Kalikut, sebuah kota pelabuhan di selatan India yang

menjadi pusat perdagangan abad ke-16. Pembunuhan

massal yang terjadi atas para pedagang Arab itu

dilakukan oleh Vasco Da Gama seorang pelaut Portugis

dan pasukannya. Awalnya, Vasco da Gama atas perintah

raja Manuel dari Portugal, melakukan ekspedisi laut

untuk mencapai India, salah satu tujuannya adalah

untuk mencari rempah-rempah. Ekspedisi ini menggunakan

empat kapal dengan 160 tentara dan pelaut.

Mereka mengangkat sauh dari pelabuhan Lisabon tanggal

8 Juli 1497 dan tiba di pelabuhan Calicut pada tanggal

22 Mei 1498. Sebagaimana imperialis Barat lainnya,

Vasco da Gama dengan segera mengklaim Calicut sebagai

wilayah dagangnya dan timbullah pertentangan dengan

para pedagang Arab. Akhirnya, Vasco da Gama

memerintahkan pasukannya untuk membunuh massal para

pedagang Arab yang berjumlah 800 orang tersebut.

Calicut kini telah beralih nama menjadi Kozhikode.

6. 5 Juli 1962, setelah berjuang selama bertahun-tahun

dan mengorbankan sekitar saju juta syuhada, rakyat

muslim Aljazair akhirnya berhasil meraih kemerdekaan

mereka.

Pada tahun 1830, Prancis datang menyerang Aljazair

dengan tujuan menjadikan negara itu sebagai wilayah

jajahannya, namun mendapat perlawanan keras dari

bangsa Aljazair. Salah satu pejuang kemerdekaan

Aljazair yang terkemuka adalah Amir Abdul Qadir

Aljazairi sejak tahun 1932.

Pada 18 Februari 1834, tentara Prancis mengalami

kekalahan telak melawan pasukan Amir Abdul Qadir

Aljazairy. Sepertiga tentara Prancis tewas dalam

pertempuran itu dan setengah dari tentara yang masih

hidup menjadi tawanan perang.

Kristen kolonialis Prancis yang baru pertama kalinya

mengalami kekalahan besar di Afrika, menawarkan

perdamaian. Namun, pemimpin perjuangan rakyat

Aljazair, Amir Abdul Qadir Aljazairy itu menolak

tawaran damai itu dan meneruskan perjuangannya

sehingga hampir seluruh kawasan Aljazair berhasil

dibebaskan. Namun pada tahun 1836, tentara Prancis

kembali mengalahkan pasukan Abdul Qadir.

Pada tanggal 18 November 1839, dimulailah periode

kedua perjuangan rakyat Aljazair melawan penjajahan

Prancis. Dalam perang ini, Kristen Prancis menambah

pasukannya dalam jumlah besar dan menggunakan strategi

penghancuran terhadap basis-basis militer Abdul Qadir.

Selain itu, tentara Prancis juga membuat rakyat

kelaparan dengan cara menghancurkan ladang, kebun

buah, dan hewan ternak. Akhirnya, Amir Abdul Qadir

terpaksa menyerah pada tahun 1847 dan dipenjarakan di

Prancis. Dengan kekalahan tersebut, Prancis pun

berkuasa penuh atas Aljazair. Dengan leluasa, Prancis

menguras hasil bumi negara ini dan menindas rakyat

Aljazair.

Sekitar satu abad kemudian, setelah Perang Dunia

Kedua, sekali lagi rakyat Aljazair memulai

perjuangannya melawan penjajahan Prancis. Pada tanggal

31 Juli 1962, barulah Aljazair meraih kemerdekaannya.

7. 8 Mei 1621, 14.000 orang di pulau Banda, Maluku

dibantai Kristen Belanda. Contoh kongkrit bisa dilacak

lewat bukti lembaran sejarah pembantaian bangsa Banda

pada tanggal 8 Mei 1621, yang menelan hampir seluruh

jumlah penduduk pulau Banda sebanyak 14.000 orang.

Penduduk asli Banda tiada tersisa (Willard A. Hanna;

Indonesian Banda Colonialism and its aftermath in the

nutmeg island).

8. Tahun 1808-1811. Untuk memperkuat pertahanan di

Pulau Jawa, Gubernur Jendral Herman William Daendels

memerintahkan pembuatan jalan raya dengan kerja paksa

(kerja rodi). Jalan itu sangat panjang, 1000 km

terbentang dari Anyer sampai Panarukan. Si Kristen

bengis Daendels MEMAKSA rakyat Indonesia untuk

mengerjakan pembuatan jalan raya tersebut tanpa diberi

upah. Ribuan rakyat Indonesia mati menjadi korban

dalam pembuatan jalan tersebut.

9. Tanggal 4 Maret tahun 1823, pasukan Yunani dalam

era peperangan melawan tentara Imperium Ottoman,

melakukan pembunuhan massal terhadap 12 ribu muslim di

kota Tripolitza. Tentara Yunani dalam pertempuran itu

mendapatkan dukungan dari beberapa negara Eropa.

10. Pada tahun 1830, Van Der Cappelen digantikan oleh

Van Den Bosch sebagai Gubernur Jendral di Hindia

Belanda. Ia diberi tugas untuk mengisi kas keuangan

Belanda yang kosong. Setelah memeras otak beberapa

lama, Van Den Bosch menemukan suatu cara. Ia

memberlakukan kebijakan Cultur Stelsel atau Tanam

Paksa.

Tanam paksa menimbulkan penderitaan rakyat yang amat

menyedihkan. Beban rakyat semakin berat. Hasil

pertanian pun semakin turun. Rakyat mengalami

kelaparan. Banyak rakyat Indonesia yang mati

kelaparan, gara-gara penindasan Kristen biadab.

Sebaliknya, sistem tanam paksa ini menguntungkan

Kristen Belanda. Kas negara Belanda yang tadinya

kosong, kini terisi kembali. Hasil tanam paksa

diangkut seluruhnya ke Belanda. Kemudian, hasil

tersebut digunakan untuk membangun negeri Belanda.

11. 10 November 1945, kekejaman penjajah kristen Inggris di

Surabaya.

Pada bulan November 1945 terjadi perang yang amat

sengit antara tentara Inggris dengan pasukan Indonesia

yang mempertahankan pelabuhan dan kota Surabaya.

Sekitar dua minggu pasukan Indonesia yang sebagian

besar hanya bersenjatakan senapan dan bambu runcing

melawan tentara Inggeris yang bersenjata lengkap dan

modern dengan dibantu kapal-kapal altileri, angkatan

udara dan tank-tank.

Peristiwa pemboman atas kota Surabaya pada tanggal 10

November 1945 yang dilakukan oleh Angkatan Perang

Kerajaan Inggris, di mana diperkirakan telah jatuh

korban sekitar 30.000 orang Indonesia tewas (beberapa

pihak menyebutkan “hanya” 12.000 korban tewas), yang

banyak diantara korbannya adalah para orangtua, wanita

dan anak-anak … adalah Crimes against humanity!

Pada tanggal 10 November 1945 di kota Surabaya,

ibukota propinsi Jawa Timur Indonesia, dengan dalih:

kematian Brigjen Mallaby, rakyat dan pemuda

menghalangi perlucutan tentara Jepang oleh Sekutu,

rakyat dan pemuda tidak mau menyerahkan tawanan Jepang

dan senjatanya kepada Sekutu, pada tanggal 10 Nopember

1945 kota Surabaya dibombardir oleh kapal-kapal Sekutu

dari laut dan pesawat-pesawat tempur mereka dari

udara.

Ribuan rumah di kota Surabaya hancur dan ribuan mayat

bergelimpangan di mana-mana, berhari-hari Sekutu

melakukan serangan tersebut dengan kejam tanpa

pertimbangan perikemanusiaan sama sekali. Tujuan

mereka supaya rakyat dan pemuda minta ampun dan

menyerah kepada Sekutu (;Kristen Inggris).

Tetapi rakyat dan pemuda Surabaya dan satuan-satuan

bersenjata lainnya yang pantang menyerah dan pantang

minta ampun, makin menguatkan tekad dan semangat untuk

meneruskan perlawanan bersenjata terhadap siapa saja

yang akan memaksakan kembalinya penjajahan di

Indonesia.

Perlawanan yang gagah berani, pantang menyerah dan

dengan semangat berkobar-kobar dari kaum patriot

Indonesia untuk membela tanah airnya melawan agresor

di Surabaya itu membangkitkan semangat perlawanan

patriot Indonesia lainnya di seluruh Indonesia.

Atas dasar ideologi dan semangat rakyat dan pemuda

Surabaya yang pantang menyerah itulah maka tanggal 10

Nopember dijadikan “Hari Pahlawan” di Indonesia.

Dalam pertempuran Surabaya melawan pasukan Inggris

pada bulan November 1945 ini, tidak sedikit peranan

pemuda-pemuda Tionghoa dan Arab yang ikut berjuang,

bahu membahu melawan penyerbuan Kristen Inggris.

Berkenaan dengan pertempuran Surabaya, pada tanggal 12

November 1945, Bung Karno mengucapkan pidato antara

lain

“Ratusan orang Tionghoa dan Arab yang tidak bersalah

dan suka damai, yang datang di negeri ini untuk

berdagang, terbunuh dan luka-luka berat. Kurban di

pihak Indonesia lebih banyak lagi. Saya protes keras

terhadap pemakaian senjata modern, yang ditujukan

kepada penduduk kota yang tidak sanggup mempertahankan

diri untuk melawan”.

12. 19 Juni 1971. Sekitar 70 orang Moro, baik

laki-laki, wanita dan anak-anak tanpa ampun dibantai

oleh kelompok Ilaga Movement yang dibacking

orang-orang Katolik Biadab dari Militer Filipina pada

salah satu masjid di Barrio Manili, Carmen Cotabato

Utara. Peristiwa yang kemudian dikenal dengan

Pembantaian Manili ini, membuktikan bahwa peperangan

antara bangsa Moro melawan Filipina adalah konflik

religius. Yaitu kebencian mendalam Katolik Filipina

terhadap agama Islam yang dianut oleh mayoritas

penduduk di Mindanao Selatan. Sampai detik ini total

lebih dari 30 ribu muslim di Filipina yang tewas

menjadi korban kekejaman pemerintah Filipina.

13. Tahun 1982. Pada tanggal 17 September 1982,

terjadi pembunuhan massal terhadap warga sipil

Palestina yang menghuni kamp penampungan Shabra dan

Shatila di Lebanon oleh kelompok Palang/Kristen dari

Tentara Lebanon Selatan (SLA) yang didukung oleh

tentara Zionis Israel.

Dengan persetujuan Menachem Begin, Perdana Menteri

Israel dan atas perintah Ariel Sharon, Menteri Perang

Israel pada waktu itu, pada dini hari tanggal 17

September, tentara Zionis mengepung kamp pengungsi

Shabra dan Shatila. Lalu, kelompok Palang memasuki

kamp tersebut dan memperkosa serta membunuh warga

sipil Palestina yang umumnya wanita, anak-anak, dan

orang tua. Pembunuhan massal ini berlangsung selama 40

jam dan 3300 orang telah terbunuh.

14. 14-15 April 1986. Selama dua hari Kristen AS atas

perintah Presiden Ronald Reagan, -yang baru saja

mampus dan sedang dalam perjalanan menuju neraka

jahannam- mengebom Tripoli dan Benghazi, kota-kota

terpenting di Libya, yang menewaskan seratus orang

menurut pers barat dan enam puluh orang menurut

laporan resmi Libya, sebagian besar penduduk sipil.

Tujuan Kristen biadab AS melakukan pengeboman itu

adalah untuk membunuh Presiden Libya yang berdaulat,

Kolonel Muammar Qaddhafy, namun hasilnya ternyata

meleset. Qaddhafy selamat, namun salah seorang anak

tirinya yang tidak bersalah berhasil dimampuskan oleh

Kristen biadab AS.

Berikut bunyi sebuah surat yang cukup mengharukan dari

seorang anak perempuan Libya berusia tujuh tahun, yang

ia tujukan pada presiden AS Ronald Reagan setelah

pengeboman itu. Saudara perempuan satu-satunya bocah

cilik tersebut telah terbunuh akibat pemboman Kristen

AS. Tulisan tangan bocah ini ditemukan oleh Charles

Glass, koresponden ABC yang melaporkan pengeboman

beserta akibatnya dari kancah. Surat itu berbunyi:

“Pak Reagan yang Terhormat,

Mengapa Anda membunuh satu-satunya saudara perempuan

saya, Rafa, dan kawan saya, Racha, yang umurnya baru

sembilan tahun, dan boneka bayi saya, Strawberry.

Benarkah Anda mau membunuh kami semua karena ayah saya

orang Palestina, dan Anda ingin membunuh Qaddhafy

karena ia mau membantu kami untuk kembali ke rumah dan

negeri ayah saya.

Nama saya Kinda.”

[Maling Teriak Maling: Amerika Sang Teroris?. Noam

Chomsky. Pustaka Mizan. Halaman 127]

15. Tahun 1992-1995. Terjadi pembantaian besar-besaran

yang dilakukan oleh orang-orang Kristen Ortodoks

Serbia terhadap 275.000 umat Islam, juga pemerkosaan

terhadap 50 ribu wanita Muslim di Bosnia-Herzegovina.

1 juta lebih umat Islam disana terpaksa mengungsi dan

kehilangan tempat tinggal. Masjid-masjid dan perumahan

penduduk dibumihanguskan oleh orang-orang Kristen

Serbia.

Tahun 1992, setelah Bosnia-Herzegovina mengumumkan

kemerdekaan, orang-orang Kristen Ortodoks Serbia

mengadakan razia di jalan-jalan. Orang-orang Kristen

menghadang setiap orang yang ditemui, dan kemudian

para penduduk pria disuruh melepaskan celananya, untuk

dilihat kemaluannya apakah telah disunat atau belum.

Setiap laki-laki yang telah disunat dianggap muslim,

dan langsung dibunuh. Wanita hamil banyak yang dirobek

perutnya dengan sadis, saking bencinya mereka melihat

kenyataan bahwa wanita muslim itu akan melahirkan bayi

muslim.

Penderitaan kaum wanita Muslim Bosnia disana tidak

hanya itu saja, karena sekitar 50 ribu orang diantara

mereka kemudian diperkosa secara sistematis oleh

Chetnik (milisi-milisi Serbia), dengan tujuan

memuaskan hawa nafsu Kristen-BIADABnya serta supaya

wanita-wanita muslim melahirkan anak-anak perkosaan

beretnis Serbia. Orang-orang yang sedang mengungsi pun

tetap tak luput dari incaran snyper-snyper Kristen,

yang mengintai mereka setiap saat dan siap membantai

siapapun dan dimanapun umat Islam bersembunyi, jikalau

mereka mampu.

Sangat banyak kalau kita mau mengupas

kekejaman-kekejaman dan kebiadaban tanpa batas Kristen

Serbia disana. Yang selain dilakukan oleh pasukan

pemerintah juga oleh milisi-milisi Chetniks,

Kristen-kristen biadab haus darah umat Islam. Segala

macam kebiadaban, segala macam pembantaian,

pemerkosaan, penyiksaan, pengusiran, pengkristenan

secara paksa dll SUDAH SANGAT-SANGAT BIASA dilakukan

oleh orang-orang Kristen sejak awal lahirnya agama

Kristen.

16. Tahun 1994. Pembantaian terhadap 50 ribu lebih

Muslim Chechnya dan pemerkosaan terhadap banyak

wanita-wanita Muslim oleh Kristen Ortodoks Rusia.

Sejak dari zaman Czar di Rusia umat Islam di Chechnya

selalu hidup dalam tekanan penguasa Kristen. Pada

tahun 1994 setelah memproklamirkan kemerdekaan,

tentara Rusia dengan bengis membunuhi penduduk sipil

dalam usaha memadamkan perjuangan bangsa Chechen.

Tercatat 50 ribu lebih umat Islam di Chechnya tewas

dibunuh Kristen-Kristen Rusia sejak tahun 1994.

17. Tahun 1998-1999, di Kosovo. Kristen Serbia kembali

melakukan pembantaian dan pemerkosaan secara massal

terhadap umat Islam. Kali ini umat Islam di wilayah

Kosovo yang menjadi sasaran mereka. Total lebih dari

100 ribu penduduk muslim Kosovo tewas dibantai Kristen

Serbia, dan hampir 1 juta (800 ribu lebih) yang

menjadi pengungsi.

18. Tahun 1999. Terjadi Pembantaian oleh orang-orang

Kristen terhadap 3 sampai 5 ribu lebih umat Islam di

Maluku.

Di Maluku, Tanpa pernah diduga sebelumnya orang-orang

Kristen tega menyerbu habis-habisan umat Islam yang

tak tahu apa-apa dan selama ini selalu berbaik sangka

pada mereka. Terlebih lagi mereka salibis-salibis haus

darah itu melakukan penikaman habis-habisan ketika

umat Islam sedang merayakan hari raya Idul Fitri.

Yang lebih menyakitkan lagi adalah disaat mereka

sedang asyik melakukan pembersihan massal terhadap

umat Islam disana, sebagian kalangan Kristen yang

memang sejak dulu dikenal memiliki lobby-lobby yang

kuat justru melemparkan fitnah keji ke dunia

internasional, bahwa justru umat Kristen yang diserang

dan dibantai oleh orang-orang Islam. Untunglah,

bermacam metode pembuktian siapa yang benar dan siapa

yang bersalah di Maluku bisa diteliti dengan baik.

Karena dari penelitian dari sudut manapun sudah jelas,

bahwa orang-orang Kristenlah yang berkepentingan untuk

melakukan pembantaian terhadap umat Islam, karena

memang mereka merasa terdesak akibat alasan ekonomis

dsb. Silahkan baca beberapa link mengenai konflik

Maluku yang saya sertakan dibawah nanti. Apalagi

ditopang dengan dorongan nafsu keji gerakan separatis

RMS (Republik Maluku Selatan) yang telah berjuang

selama puluhan tahun untuk melepaskan diri dari NKRI.

Namun sayangnya perjuangan illegal mereka itu kurang

mendapat tanggapan positif dari umat Islam.

Sebagian besar umat Islam menentang gerakan mereka dan

tetap setia berlindung di bawah bendera NKRI. Hal ini

membuat RMS geram dan menghasut orang-orang Kristen di

Maluku untuk membunuhi umat Islam, atau setidaknya

bisa ditakut-takuti supaya mereka muslim-muslim

transmigran yang berasal dari Jawa, Sulawesi dsbnya

segera pulang ke daerah asalnya. Tujuan mereka

mengusir umat Islam untuk keluar dari sana adalah

supaya persentase umat Kristen di Maluku menjadi

meningkat dan Muslim menurun.

Harapan mereka apabila sewaktu-waktu perjuangan mereka

mengalami kemajuan dan berhasil memaksa pemerintah RI

untuk melakukan referendum, sebagian besar penduduk

Maluku akan memilih merdeka, menuruti keinginan RMS

karena penduduk muslim yang selama ini anti melepaskan

diri dari NKRI sudah dibunuhi atau diusir keluar dari

Maluku.

Dalam kerusuhan Ambon, target bunuh pertama

orang-orang Kristen itu adalah para ulama, lalu

orang-orang Arab, pemuka-pemuka Islam, yang keempat

barulah BBM (Buton, Bugis, Makasar). Ternyata setelah

‘BBM’ ini banyak yang mengungsi ke kampungnya,

ternyata orang-orang Kristen itu tetap memerangi

orang-orang Ambon yang Muslim. Ini terjadi di Pelauw.

BBM ternyata bukan sekedar Buton, Bugis, Makasar, tapi

lebih kepada “Bakar, Bunuh Muslim”! Itu pengertian BBM

sekarang ini, sebab hal tersebut terus saja berjalan

selama beberapa tahun lamanya.

Ujian yang dialami kaum Muslimin di Karang Tagepe

tidak kalah beratnya. Rumah dan kampung mereka habis

dibakar oleh orang-orang kafirin. Di sana, menurut

mereka, wanita-wanita Muslimah yang sedang hamil

dibedah perutnya. Lalu dikeluarkan janinnya, dan

dicincang-cincang. Anak-anak kecil yang lari ketakutan

dan berusaha menyelamatkan diri ditangkapi lalu

dilempar ke dalam api yang menyala. Jerit tangis

bocah-bocah mungil (anak-anak kecil) itu

sangat menyayat hati. Perlakuan iblis itu dilakukan

orang-orang Kristen di sana atas nama agamanya.

Gadis-gadis Muslimah diperkosa beramai-ramai.

Payudaranya ditoreh tanda salib dengan parang, lalu

dipotong. Setelah puas, barulah dibunuh. Banyak di

antara para Muslimah yang sudah syahid sebelum dibunuh

kaum kafirin. Rasa sakit yang tak terperikan

menghentikan detak jantungnya. Semoga Allah SWT

berkenan menerima mereka di syurga seperti

dijanjikanNya. Kejadian yang berlangsung di Rumah

Sakit Umum (RSU) di daerah Kudamati juga memilukan.

Karena terjadi penyerangan di hari pertama, banyak

orang Islam terluka. Mereka dibawa ke RSU di Kudamati.

Walau mereka tahu Kudamati merupakan basis Kristen,

namun mungkin disebabkan lebih dekat maka mereka ke

sana. Para penyerang itu diberitahu bahwa orang Islam

banyak yang dirawat di RSU tersebut.

Akhirnya orang-orang Kristen itu menyerang RSU.

KTP-KTP (kad pengenalan) pasien (pesakit) digeledah

untuk mengetahui pasien tersebut Islam atau non-Islam.

Jika si pasien Islam maka langsung dibantai. Ibu-ibu

hamil yang ada di rumah sakit itu pun banyak yang

hilang Mendengar kejadian tersebut, akhirnya banyak

orang yang berobat ke Rumah Sakit Bersalin (RSB) yang

ada di dalam kompleks Masjid Raya Al-Fatah. RSB

Al-Fatah beralih fungsi menjadi Rumah Sakit Umum.

Banyak lagi kekejaman-kekejaman yang dilakukan oleh

Kristen-Kristen biadab disana terhadap umat Islam.

Kaum Muslimin Buton, Bugis, dan Makasar yang pulang ke

daerahnya sesungguhnya hanya untuk mengantar anak dan

istrinya saja ke tempat tinggal yang aman. Setelah itu

mereka akan kembali semua ke Ambon bersama sanak

famili yang laki-laki. Mereka akan mempertahankan

Ambon sampai tetes darah terakhir. Mereka sudah

bertekad untuk jihad fi sabilillah.

Penyerangan orang-orang Kristen kepada umat Islam di

Ambon dan sekitarnya bukanlah tindakan kriminal murni.

Mereka melihat itu sebagai bagian dari perang sucinya.

Silahkan buka beberapa link mengenai konflik di Maluku:

Konflik Islam-Kristen di Maluku

http://www.geocities.com/r_kastor/Rustam-Isi.html

Damai Sekarang Atau Perang Berlanjut

http://media.isnet.org/ambon/Kastor/index.html

Sementara itu di Poso, Sulawesi Tengah,

Kristen-Kristen haus darah disana pun tidak mau kalah

dengan saudara sesama iblisnya di Maluku. Mereka

membantai seribu lebih umat Islam disana pada tahun

2000.

Bukannya berterima kasih karena selama ini umat

Kristen yang menjadi minoritas di kantong-kantong

Islam seperti Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya,

Makassar dll telah dibiarkan untuk hidup dan bernafas

dengan nyaman oleh umat Islam, namun di daerah-daerah

terpencil dimana jumlah orang Kristen cukup signifikan

mereka justru dengan buasnya membantai umat Islam. Tak

terkecuali di Poso, telah seribu lebih umat Islam

dibunuh oleh orang-orang Kristen haus darah.

Tak peduli laki-laki, wanita maupun anak-anak,

siapapun yang beragama Islam disana dihabisi oleh

Pasukan Ninja bertuhankan Yesus Kristus itu. Sama

seperti ketika Salibis Kristen membantai umat Islam

tanpa pandang bulu ketika menaklukan Yerusalem tahun

1099, Kristen Poso pun sama saja, cuma menapaktilasi

pembantaian biadab, ciri khas agama Kristen itu. Para

gembong pelaku penyerangan itu sendiri seperti

Fabianus Tibo dan Dominggus Soares sudah mengakui

kejahatannya dan kini telah divonis mati, menunggu

dieksekusi.

Padahal di Poso populasi umat Kristen -sebelum

kerusuhan- hanya 25%, sedangkan umat Islam adalah

mayoritas, hampir 75%. Namun karena umat Islam selama

ini selalu berbaik sangka dan tidak pernah menduga

bahwa orang-orang Kristen akan menyerbu umat Islam

ketika mereka sedang lengah (tertidur lelap), maka

episode horror pembantaian yang disutradarai dan

dilakoni sendiri oleh Kristen-kristen ANJING BIADAB

HAUS DARAH Poso itu berlangsung sukses.

Ini merupakan pelajaran berharga bagi kita umat Islam.

Karena ternyata walaupun dengan hanya berjumlah 25%,

orang Kristen di Poso sudah berani melakukan

penyerangan dan pembantaian terhadap umat Islam yang

mayoritas. Di Jakarta kini kalau tidak salah populasi

Kristen berjumlah hampir 15%, sedangkan umat Islam

hampir 85%. Ini berarti orang Kristen hanya perlu

menambah beberapa persen lagi jumlah mereka di

Jakarta, sehingga ambisi mereka untuk mem-Poso-kan

Jakarta bisa segera kesampaian.

Saya perkirakan mereka masih harus menambah 10% lagi,

kalau sudah begitu barulah mereka PeDe/berani

membantai umat Islam disini. Tapi kalau mereka nekat

sich cukup menambah 5% lagi, sehingga jumlah Kristen

di Jakarta menjadi 20%, maka mereka sudah bisa

membantai umat Islam seperti yang telah mereka lakukan

di Poso.

Asalkan mereka telah mempersiapkan strategi

penyerangannya dengan jitu, seperti yang telah

dipraktekkan di Poso, maka bersiap-siaplah kita umat

Islam untuk LAGI-LAGI dibantai secara biadab oleh

orang Kristen walaupun kita di Jakarta ini adalah

mayoritas, sama seperti di Poso.

Perilaku tradisional orang Kristen dimanapun SEJAK

TAHUN JEBOT selalu saja sama, bantai-bantai-bantai!

Umat Islam dibantai, umat Yahudi disembelih, dan

umat-umat lainnya juga sudah banyak yang dibunuh oleh

orang-orang Kristen. Bahkan ratusan juta orang Kristen

sendiri pun mereka habisi.

Orang Kristen bisa menambah persentase jumlah mereka

di Jakarta dengan berbagai cara. Misalnya dengan

melakukan Kristenisasi secara paksa -yang memang sudah

biasa dilakukan-, atau mendatangkan, menyusupkan

secara pelan-pelan atau terang-terangan orang-orang

Kristen dari wilayah basis-basis Kristen di Indonesia

seperti Maluku, Papua, Kupang, Flores, Tapanuli,

Toraja, Manado dll.

Dengan mudahnya mereka pun bisa saja mendatangkan

kembali preman-preman Ambon yang dulu pernah bikin

rusuh di Ketapang dan telah diusir keluar dari Jakarta

tahun 1998. Setelah pulang dengan membawa dendam

terhadap umat Islam preman-preman itu pun melakukan

kerusuhan di Ambon dan membantai umat Islam disana

beberapa bulan kemudian.

Kalau Kristen sudah berhasil menambah sedikit saja

lagi populasinya di Jakarta sehingga persentase

jumlahnya menjadi setidaknya 25%, bersiaplah kita umat

Islam di kota Jakarta, ibukota kita yang tercinta ini

untuk “di-Poso-kan” oleh Kristen-Kristen BIADAB

HAUS DARAH yang selama ini telah kita biarkan hidup

dengan aman, nyaman, tentram disini. Waspadalah!

Waspadalah!!!

Obama akan buktikan ke-Kristenan-nya dengan membantai rakyat Afghanistan

•March 4, 2009 • Leave a Comment

Sebuah image bahwa presiden amerika Barrack Obama seorang kristen yang taat merupakan impian bagi obama, bagaimana tidak tuduhan-tuduhan bahwa ia seorang muslim marak sedang dikobarkan di amerika.

Lalu bagaimana cara obama untuk meyakinkan bahwa ia seorang Kristen yang taat dan bisa dipuja oleh rakyat Amerika yang saat ini sedang di-Mind Setting bahwa obama akan membela muslim setelah menjadi presiden nanti?

Obama sudah menunjukkan cara ia membuktikan bahwa ia seorang penganut Kristen sejati dengan rencananya pada bulan januari untuk menambah pasukan amerika di Afghanistan sedikitnya 20.000-30.000 personil.

dimana masing-masing personil sebanyak 5.000 tentara akan dikirim ke Helmand, lalu yang lainnya akan dikirim ke Kandahar, Zabul dan Oruzgan, sisanya kebagian timur Afghanistan, sehingga jika pengiriman ini terjadi jumlah keseluruhan tentara amerika yang siap menembak siapa saja yang melawan adalah sebanyak 62.000 personil.

Untuk tujuan apa tentara Amerika dikirim sebanyak itu ke Afghanistan? Tidak lain adalah untuk membantai rakyat muslim Afghanistan yang tidak tunduk kepada Amerika, dan itulah cara yang terbaik bagi obama untuk membuktikan bahwa dirinya adalah seorang kristen yang taat dan sering ke gereja serta menjalankan ajaran agamanya dengan membasmi orang-orang yang melawan kebijakan amerika.

Mengikuti jejak presiden sebelumnya George Bush yang berhasil membuat cap untuk dirinya sebagai seorang kristen sejati yang dipercaya oleh rakyat Amerika dan di-Amini oleh umat kristen lainnya dengan cara membantai Rakyat muslim di Irak dan Palestina, meskipun ada beberapa umat kristen yang menolak invasi tersebut namun secara explisit mereka mendukung Bush sebagai presiden Amerika yang berhasil memerangi Islam.

Maka dari itu Obama dengan tegasnya mengatakan siap melanjutkan tugas Bush di Afghanistan tanpa ragu lagi. Sebab dengan menyetujui perang tersebut merupakan sebuah jawaban yang memastikan bahwa ia benci terhadap Islam dan ia pantas disebut sebagai Orang yang mewakilkan Kristen.

Hal inilah yang terkadang dibiaskan oleh orang-orang kristen dengan mengatakan bahwa Presiden Amerika bukan kristen yang baik, atau dia tidak bertindak atas nama agama. Jika memang pemilihan presiden tidak ada sangkut paut agama, mengapa isu yang beredar saat ini mengatakan bahwa Obama beragama Islam sebab ia merupakan keturunan muslim, begitu mencuat di Amerika?.

sebab isu agama merupakan hal yang sangat sensitif bagi setiap orang, maka hal inilah yang dijadikan propaganda politik untuk menjatuhkan seseorang, begitu juga untuk menjatuhkan pamor obama. Maka dari itu untuk membalikkan kembali isu tersebut harus digunakan jalur yang sama yaitu dengan mengangkat kembali isu agama.

Obama merasa harus berhasil membuat citra dirinya dan AS kembali bertambah dengan mengangkat isu agama sebagai bahannya maka pelurusan persepsi ini dilakukan sebagai langkah awal Obama membuka kampanye di negara bagian South Carolina.
Di sana dan negara negara bagian di wilayah selatan Amerika Serikat lainnya, isu agama menjadi faktor yang cukup signifikan..

“Saya selama ini pergi ke gereja Kristen yang sama hampir 20 tahun belakangan. Ketika disumpah di Senat AS, saya disumpah menggunakan Injil dan dihadapan bendera AS. Jadi jika Anda mendapat email yang isinya keliru, kirim kembali ke siapa pun yang mengirimnya”, katanya.

melalui doktrin pre-emptive strike obama akan mengambil keputusan untuk menyerang Afghanistan dan memerintahkan kepada tentara AS untuk membunuh siapa saja yang melawan kebijakan amerika di negeri muslim tersebut, inilah yang akan memperbaiki citra dirinya yang selama ini tersebar rumor bahwa obama adalah seorang muslim hanya karena ayahnya seorang muslim kenya dan obama memiliki nama “Husein” ditengah namanya. (/Boy)

Debat Boy Vs Buana101

•February 3, 2009 • 2 Comments

Berawal dari postingan Ane dibawah ini :

The five Gospels yang diterbitkan oleh Harper San Fransisco, yang dikomentari oleh Robert W.Funk dan Roy W.Hoover, ternyata Yohanes pasal 1 ayat 1 tidak masuk dalam kategori ucapan Yesus yang diseminarkan.

Di Amerika th 1993, dikota Sanoma California Injil itu diseminarkan oleh 76 orang ahli ada guru besar ada ahli theologi baik dari Katolik atau Protestan, ada ahli kitab suci, ahli bahasa Ibrani dll tdk ada satupun orang Islam. Yang diseminarkan adalah Injil Matius, Markus, Lukas, Yohannes dan Thomas makanya disebut The five Gospels.

Ada 4 warna ayat yang disepakati untuk menentukan derajat kebenaran sabda Yesus dalam Injil tsb.

Dicetak RED : That’s Jesus!
Dicetak PINK : Sure sounds like Jesus.
Dicetak Gray : Well,maybe.
Dicetak BLACK : There”s been some mistake.

Ternyata Yohannes pasal 1 ayat 1 dan 14 tidak masuk kategori yang dinilai atau yang diseminarkan, sebab ayat2 tsb bukan ucapan Yesus. Ayat tsb hanya ucapan Yohannes saja. Makanya benarlah kata Albaqarah 1:79. Kecelakaan yang besarlah orang2 yang menulis Alkitab dengan tangan mereka sendiri lalu dikatakannya: Ini dari Allah”.

Para pakar Alkitab ragu dengan isi kitabnya, terbukti bahwa mereka bilang:”Eighty- two percent of the words ascribed to Jesus in the Gospels were not actually spoken by him, according to the Jesus Seminar.

ini linknya :

http://www.insearch ofjesus.org/ books.html# seminar

http://en.wikipedia .org/wiki/ Jesus_Seminar

http://home. inu.net/skeptic/ gospels.html

silahkan…di- check.

***

Lalu mendapat tanggapan dari seorang Kresten Sejati yang bernama Sony dengan email Buana101…

Selamat Menikmati Debat Ngalor Ngidul yang ditinggalkan oleh Si Sony sendiri…

___________________________________________________________


Dari: buana101 <buana101@…>
Kepada: debat_islam- kristen@yahoogro ups.com
Terkirim: Rabu, 7 Januari, 2009 12:23:37
Topik: [debat_ islam-kristen] Re: The Five Gospel (Membongkar kebohongan Bible)

Luar biasa…..coba diliat dan dipahami baik-baik… .kaum Kristen Liberal mengadakan sebuah seminar (Jesus Seminar), tujuannya jelas adalah untuk mengkritik Bible.

Dan liat apa yang dilakukan oleh kaum Kristiani… …mereka tidak mengubris sama sekali sepak terjang kaum liberal ini…..freedom of speech….kebebasan berbicara dalam Kristen…siapapun boleh mengeluarkan pendapat.

lalu bagaimana nasib dari The Five Gospels ini ? Gereja tidak ambil pusing, kaum kristiani cuek-cuek aja, dan akhirnya bisa kita tebak bersama….. The Five Gospels ini pun tenggelam dan dilupakan oleh masyarakat.

Bagaimana kalau hal ini terjadi dalam islam ?

Ulil dengan Jemaat Islam Liberalnya pun dikenakan fatwa mati, Salman Rusdhi juga kena fatwa mati, semuanya yang berani mengkritik alquran….pasti kena fatwa mati !

Mungkin masih diperlukan 600 tahun lagi bagi islam untuk menghargai kebebasan berbicara… .itu mungkin loh…D

-sony-

___________________________________________________________


Bukan begitu Son…

Yang jelas orang-orang Kristen bukan tidak menggubris sama sekali tapi mereka dengan terang-terangan mengubur muka mereka dalam-dalam ke-tanah dan melahap dalam-dalam biblenya.

Sebab terbongkarnya bible oleh para ahli kitab Bible, merupakan sebuah tamparan keras di-pipi kanan untuk orang-orang kristen.

dan sikap kalian berusaha tidak peduli dan tidak bisa membantah apa yang sudah diteliti didalam Five Gospel tersebut merupakan sebuah sikap menerima apa yang telah dibongkar oleh para pakar tersebut. Bukan begitu son???

___________________________________________________________


Dari: buana101 <buana101@…>
Kepada: debat_islam- kristen@yahoogro ups.com
Terkirim: Rabu, 7 Januari, 2009 13:00:46
Topik: Bls: [debat_ islam-kristen] Re: The Five Gospel (Membongkar kebohongan Bible)

Loh kok dibilang tamparan ? lah…tidak ada tuh yang ambil pusing dengan The five Gospels (TFG), coba ente cari berita2 yang menyebutkan keimanan Kristen goyah dikarenakan TGF, adakah ???

gak ada tuh…-?

Tetapi….ketika Salman Rusdhi meluncurkan buku nya “ayat-ayat setan” , muslim pun pada kalang kabut, panik, dan tergoyahkan keimanannya. …buktinya sampe-sampe harus dikeluarkan fatwa mati !

Iya gak ? >

Kedua, mengenai TFG itu sendiri, sudah sudah sering kali dibantah di milis-milis debat macam begini, masa sih ente kagak pernah baca.

-sony-

___________________________________________________________


Karena sudah ditanam dalam-dalam kepalanya didalam tanah.

Umat Kristen terkesan tidak peduli dan merasa keimanannya tidak goyah. dan salah satu penyebab terpecahnya kristen disebabkan sikapnya yang tidak peduli terhadap agamanya diacak-acak.

Tidak ada yang perlu dibantah menurut orang-orang kristen, sebab memang seperti itulah keadaannya. Jadi dibiarkan saja kebohongan itu jika memang The Five Gospel merupakan kebohongan. Jadi ini agama yang suci itu?

___________________________________________________________


Dari: buana101 <buana101@…>
Kepada: debat_islam- kristen@yahoogro ups.com
Terkirim: Rabu, 7 Januari, 2009 15:07:40
Topik: Bls: Bls: [debat_ islam-kristen] Re: The Five Gospel (Membongkar kebohongan Bible)

Pak Boy.
Kami tidak peduli….karena itu hanya ulah orang-orang yg mencari popularitas saja….jadi untuk apa kami gubris ? toh akhirnya tenggelam dengan sendirinya.

Agama yang suci…tidak akan terusik dengan ulah-ulah orang2 iseng, sementara islam gampang sekali terusik, makanya islam bukan agama suci, islam adalah agama penuh keraguan dan kesesatan.

coba direnungkan lagi pak.

-sony-

___________________________________________________________


Ga perlu direnungkan Son,

Jelas tidak ada tuh didalam Islam membiarkan orang-orang menghina, meng-acak-acak agama, mencoba merusak agama Islam. Wajib bagi kami menghentikan kemungkaran dimuka bumi ini.

Beda dengan Kristen, mau diaca-acak ke monggo, mau dihina kek monggo, mau ditafsirkan seenak dewe kek monggo jg, mau diinjek-injek kek biblenya silahkan, pokoknya agama kristen tetep suci didalam otak sony, bukan begitu son?

Jadi kesucian agama ente ga dihargain son, diinjek-injek jg gapapee…

___________________________________________________________


Dari: buana101 <buana101@…>
Kepada: debat_islam- kristen@yahoogro ups.com
Terkirim: Rabu, 7 Januari, 2009 16:19:30
Topik: Bls: Bls: Bls: [debat_ islam-kristen] Re: The Five Gospel (Membongkar kebohongan Bible)

Tepat sekali pak Boy, jawaban ente adalah jawaban standar dari muslim, yang intinya menghalalkan kekerasan demi membela agamanya.

Yaa…maklumlah. …allah sesembahan muslim kan tidak berdaya, sehingga umatnya wajib membela dan menolong allah nya, iya gak ?

berbeda dengan Kristen, Tuhan yang kami sembah senantiasa melindungi umatNya, maka nya kesucian agama Kristen tetap terjaga, dan tidak perlu takut dengan kritikan-kritikan atau hujatan2 orang yang sirik.

Apakah ente sudah mengerti sekarang pak Boy ?

-sony-

___________________________________________________________


Jadi kesucian agama ente ga dihargain, diinjek-injek jg gapapee…gitu ya son?

Kacian deh…kok di-hina and diinjak-injak diem aja sih…apa mungkin yang dihina dan diinjak-injak itu memang kenyataan?

Islam kaga takut dikritik-kritik son, tapi kalau masalah Ngehina, mau ngacak-ngacak, or nginjek-nginjek agama Islam, tidak bisa didiamkan son…Lagian Agama itu bukan untuk Tuhan tapi untuk manusia, jadi klo ente punya Agama di-acak-acak or else oleh orang lain dan ente membela bukan berarti ente membela Tuhan…Ngerti ora Son?

___________________________________________________________


Dari: buana101 <buana101@…>
Kepada: debat_islam- kristen@yahoogro ups.com
Terkirim: Kamis, 8 Januari, 2009 07:47:11
Topik: Bls: Bls: Bls: Bls: [debat_ islam-kristen] Re: The Five Gospel (Membongkar kebohongan Bible)

Pak Boy, sebuah agama yang suci, tentunya dilindungi oleh Tuhannya, nah agama Kristen dilindungi oleh Tuhannya, jadi biar lah Tuhan yang menghukum mereka yang menghujat agama kami.

Berbeda dengan islam, muslim pasti akan membela agamanya mati2 an, iya gak ? karena tuhannya muslim kagak bisa membela agamanya.

ente katakan islam tidak takut dikritik…. .ini omong kosong pak ! Kalau islam tidak takut dikritik, kenapa para pengkritik islam dikejar- kejar dan dikenakan fatwa mati, kenapa pak ??? Tidak lain karena islam takut menghadapi kenyataan.

Jadi sekali lagi pak, agama itu milik Tuhan yang diberikan kepada manusia, untuk itu Tuhan lah yang melindungi agama dan penganut nya, tetapi kalau agama itu punya manusia seperti ente katakan, maka wajarlah kalau tuhan ente tidak bisa membela agama ente, dan meminta muslim untuk membela agama dan tuhannya.

Lucu sekali pakk….dimana- mana orang berlindung kepada agama dan Tuhannya, ini kok malah kebalik….tuhannya berlindung kepada umatnya….he. .he..he.. ..

Direnungkan deh pak.)

-sony-

___________________________________________________________


Son, Emang menurut ente Kristen dilindungi oleh Tuhan ya? Emang gimana cara tuhan melindungi agama kresten ente? Lha Wong Dicaci-maki, dihujat, diolok-olok, di-obok-obok tuh kitab suci, Tuhannya Kresten diem aja, meneng mbae, cicing tak berkutik. Gimane mo dibilang melindungi?

Mungkin menurut si Sony ini, tuhan itu budak yang bisa disuruh-suruh, jadi kalo ada orang yang menghujat Kresten, maka si Sony tinggal nyuruh tuhannya untuk melindungi agamanya si sony.

Orang Kresten cukup ongkang-ongkang kaki sambil cengangas-cengenges , ga bisa bela agamanya yang suci.

Jadi mau di Hujat kek, buodo amat, mau diolok-olok kek masa buodo. Bukan agamanya si Sony ini, tapi agamanya Tuhannya si Sony. (istilah katanya, emang gue pikirin)

___________________________________________________________


Dari: buana101 <buana101@…>
Kepada: debat_islam-kristen@yahoogroups.com
Terkirim: Jumat, 9 Januari, 2009 08:08:04
Topik: Bls: Bls: Bls: Bls: Bls: [debat_ islam-kristen] Re: The Five Gospel (Membongkar kebohongan Bible)

Betul sekali pak Boy, Kristen memang dilindungi oleh Tuhan, buktinya selama 2000 tahun, walupun dicaci-maki, dihujat, dikritik, di obok-obok, Kristen tetap eksist, bahkan berkembang terus dan mendominasi dunia….iya gak ?

Ingat pak Boy, Tuhan kami adalah Tuhan yang Maha Kuasa dan Hidup, jadi tidak perlu dilindungi, tetapi justru Tuhan kami yang melindungi kami.

Kalau ente melindungi tuhan ente, apa gunanya tuhan ente itu pak ? tuhan ente sama aja dengan berhala2, yang tidak berdaya ketika berhala itu dihancurkan. …iya gak ?

Maka dari itu …..kalau mau mencari agama….cari lah agama yang menyembah Tuhan yang melindungi umatnya….. bukan tuhan yang minta dilindungi.. …he..he. .he…tuhan kok melempem sih pak….D

-sony-

___________________________________________________________



Son, ente tidak menangkap maksud dari kata-kata ane.Ane perjelas lagi, bahwa kami tidak pernah mengatakan melindungi Tuhan kami, tetapi kami mempunyai kewajiban membela Agama yang kami anut, dan membela agama bukan berarti membela Tuhan, mungkin ente ga baca tulisan ane yang kemaren ya?atau ente lewatin gitu aja?

nih ane tunjukkin lagi tulisan ane dibawah, coba ente pelototin tuh :

Agama itu bukan untuk Tuhan tapi untuk manusia, jadi klo ente punya Agama di-acak-acak or else oleh orang lain dan ente membela bukan berarti ente membela Tuhan…Ngerti ora Son?

apakah ente setuju, dengan apa yang ane garis bawahi? tolong dijawab son…

itu yang pertama.

Yang kedua masalah bukti tuhan kresten melindungi agamanya,

Ente liat sendiri sekarang bahwa Kresten sendiri terpecah menjadi dua, Katolik dan Protestan dan pada kedua aliran tersebut jelas-jelas mempnyai 2 prinsip yang berbeda-beda sehingga kresten sendiri terpecah-pecah, apakah ini cara Tuhan melindungi agamanya?

dan ente perlu tau juga jarak adanya ajaran Nabi Muhammad dengan Nabi Isa adalah 500 tahun, jika anda membandingkan dan mempermasalahkan dominasi dunia dengan parameter quantity, jelas Islam sudah mampu menyaingi jumlah dari umat Kresten yang start duluan 500 tahun di dunia ini. bukankah ini luar biasa? dan sampai saat ini Islam terus berkembang di dunia. inilah agama yang diridhoi oleh ALLAH SWT.

Namun apalah arti dari jumlah, dominasi atau tidak. Sebab Allah berfirman didalam Al-Quran :

99. Dan jikalau Tuhanmu menghendaki, tentulah beriman semua orang yang di muka bumi seluruhnya. Maka apakah kamu (hendak) memaksa manusia supaya mereka menjadi orang-orang yang beriman semuanya ?

100. Dan tidak ada seorangpun akan beriman kecuali dengan izin Allah; dan Allah menimpakan kemurkaan kepada orang-orang yang tidak mempergunakan akalnya.

(Yunus)

Sampai saat ini Ane belum dapet jawaban balik dari Sony atas email Ane diatas, jika Si Sony mau menjawab nanti Ane Copy-kan lagi kelanjutannya…

APAKAH TUHAN MENCIPTAKAN KEJAHATAN? (Kisah Nyata)

•December 24, 2008 • Leave a Comment

> Apakah Tuhan menciptakan segala yang ada? Apakah kejahatan itu ada?
> Apakah
> Tuhan menciptakan kejahatan? Seorang Profesor dari sebuah universitas
> terkenal menantang mahasiswa-mahasiswanya dengan pertanyaan ini, “Apakah
> Tuhan  menciptakan segala yang ada?”.
>
> Seorang mahasiswa dengan berani menjawab, “Betul, Dia yang menciptakan
> semuanya”. “Tuhan menciptakan semuanya?” Tanya professor sekali  lagi.
> “Ya,
> Pak, semuanya” kata mahasiswa tersebut.
>
> Profesor itu menjawab, “Jika Tuhan menciptakan segalanya, berarti  Tuhan
> menciptakan Kejahatan. Karena kejahatan itu ada, dan menurut prinsip
> kita
> bahwa pekerjaan kita menjelaskan siapa kita, jadi kita bisa berasumsi
> bahwa
> Tuhan itu adalah kejahatan.”
>
> Mahasiswa itu terdiam dan tidak bisa menjawab hipotesis professor
> tersebut.
> Profesor itu merasa menang dan menyombongkan diri bahwa sekali lagi dia
> telah membuktikan kalau agama itu adalah sebuah mitos.
>
> Mahasiswa lain mengangkat tangan dan berkata, “Profesor, boleh saya
> bertanya
> sesuatu?”
>
> “Tentu saja,” jawab si Profesor
>
> Mahasiswa itu berdiri dan bertanya, “Profesor, apakah dingin itu ada?”
>
> “Pertanyaan macam apa itu? Tentu saja dingin itu ada. Kamu tidak  pernah
> sakit flu?” Tanya si professor diiringi tawa mahasiswa lainnya.
>
> Mahasiswa itu menjawab, “Kenyataannya, Pak, dingin itu tidak ada.
> Menurut
> hukum fisika, yang kita anggap dingin itu adalah ketiadaan panas.  Suhu
> -460F adalah ketiadaan panas sama sekali. Dan semua partikel menjadi
> diam
> dan tidak bisa bereaksi pada suhu tersebut. Kita menciptakan kata dingin
> untuk mendeskripsikan ketiadaan panas.
>
> Mahasiswa itu melanjutkan, “Profesor, apakah gelap itu ada?”
>
> Profesor itu menjawab, “Tentu saja itu ada.”
>
> Mahasiswa itu menjawab, “Sekali lagi anda salah, Pak. Gelap itu juga
> tidak
> ada. Gelap adalah keadaan dimana tidak ada cahaya. Cahaya bisa kita
> pelajari, gelap tidak. Kita bisa menggunakan prisma Newton untuk
> memecahkan
> cahaya menjadi beberapa warna dan mempelajari berbagai panjang
> gelombang
> setiap warna. Tapi Anda tidak bisa mengukur gelap. Seberapa gelap suatu
> ruangan diukur dengan berapa intensitas cahaya di ruangan tersebut.
> Kata gelap dipakai manusia untuk mendeskripsikan ketiadaan cahaya.”
>
> Akhirnya mahasiswa itu bertanya, “Profesor, apakah kejahatan itu ada?”
>
> Dengan bimbang professor itu menjawab, “Tentu saja, seperti yang telah
> kukatakan sebelumnya. Kita melihat setiap hari di Koran dan TV. Banyak
> perkara kriminal dan kekerasan di antara manusia. Perkara-perkara
> tersebut
> adalah manifestasi dari kejahatan.”
>
> Terhadap pernyataan ini mahasiswa itu menjawab, “Sekali lagi Anda
> salah,
> Pak. Kajahatan itu tidak ada. Kejahatan adalah ketiadaan Tuhan.  Seperti
> dingin atau gelap, kajahatan adalah kata yang dipakai manusia untuk
> mendeskripsikan ketiadaan Tuhan. Tuhan tidak menciptakan kajahatan.
> Kajahatan adalah hasil dari tidak adanya kasih Tuhan dihati manusia.
> Seperti
> dingin yang timbul dari ketiadaan panas dan gelap yang timbul dari
> ketiadaan
> cahaya.”
>
> Profesor itu terdiam.
>
> Nama mahasiswa itu adalah Albert Einstein.

Menjawab Artikel “Tantangan Mubahilla oleh Ali Sina”

•December 12, 2008 • Leave a Comment

Ali Sina ini memang pintar bermain kata-kata, jika kita mengikuti segala olahan katanya kadang kita akan terjebak dengan logika jahat sang Ali Sina ini. Pada dasarnya tujuan dari tulisan2 dia adalah mendangkal-kan Aqidah umat Islam yg secara tidak sadar meng-Iya-kan didalam hati apa yg dikatakannya.

Mari kita telusuri masalah yang diusung mlalui artikel si Ali Sina ini :

Jika kita bahas masalah Mubahalah ini kita akan dibawa kepada ayat didalam surat Ali-Imran 61 :

Siapa yang membantahmu tentang kisah Isa sesudah datang ilmu (yang meyakinkan kamu), maka katakanlah (kepadanya): “Marilah kita memanggil anak-anak kami dan anak-anak kamu, isteri-isteri kami dan isteri-isteri kamu, diri kami dan diri kamu; kemudian marilah kita bermubahalah kepada Allah dan kita minta supaya la’nat Allah ditimpakan kepada orang-orang yang dusta.

[197]. Mubahalah ialah masing-masing pihak diantara orang-orang yang berbeda pendapat mendoa kepada Allah dengan bersungguh-sungguh, agar Allah menjatuhkan la’nat kepada pihak yang berdusta. Nabi mengajak utusan Nasrani Najran bermubahalah tetapi mereka tidak berani dan ini menjadi bukti kebenaran Nabi Muhammad s.a.w.

Perhatikan yang saya Bold, pada jaman Rasulullah ketika bermubahalah jelas tidak langsung mengajak semua orang untuk saling mengadu laknat, melainkan rasulullah berdakwah dan memberikan penjelasan terlebih dahulu tentang masalah yang diperdebatkan. Lalu jika memang sudah tidak ada titik temu maka Rasulullah mengajak bermubahalah kepada para kafirun yang mendustainya dan kebanyakan dari mereka takut dan menolak tantangan tersebut.

Saya kutipkan Asbabun Nuzul dari ayat mubahalah dari Kitab Tafsir Ibnu Katsir Juz 3 cetakan Sinar Baru Algensindo Hal.400

Disebutkan bahwa asbabun nuzul (latar belakang sejarah) turun-nya ayat mubahalah ini dan ayat-ayat yang sebelumnya yang dimulai dan permulaan surat Ali Imran hingga ayat ini berkenaan dengan delegasi dari Najran.
Bahwa orang-orang Nasrani itu ketika tiba, mereka me-ngemukakan hujahnya tentang Isa, dan mereka menduga bahwa Isa adalah anak dan tuhan. Maka Allah menurunkan awal dari surat Ali Imran ini untuk membantah mereka, seperti yang disebut oleh Imam Muhammad ibnu Ishaq ibnu Yasar dan lain-lainnya.

Ibnu Ishaq mengatakan di dalam kitab Sirah-nya yang terkenal dan mengatakan pula yang lainnya bahwa delegasi orang-orang Nasrani Najran datang kepada Rasulullah Saw. terdiri atas enam puluh orang, mereka datang berkendaraan. Di antara mereka ada empat belas orang laki-Iaki dari kalangan orang-orang yang terhormat di kalangan mereka yang merupakan dewan penasihat mereka dalam segala urusan. Mereka adalah Al-Aqib yang nama julukannya adalah Abdul Masih, As-Sayyid (yakni AI-Aiham), Abu Harisah ibnu Alqamah (saudara Bakr ibnu Wa-il), Uwais ibnul Haris, Zaid, Qais, Yazid dan kedua anaknya, Khuwaiid, Amr, Khalid dan Abdullah, serta Muhsin. Dewan tertinggi di antara mereka ada tiga orang, yaitu AI-Aqib yang menjabat sebagai amir mereka dan pemutus perkara serta ahli musyawarah; tiada suatu pendapat pun yang timbul melainkan dari dia.

Orang yang kedua adalah Sayyid, Dia orang yang paling alim di antara mereka, pemilik kendaraan mereka, dan yang mempersatukan mereka. Sedangkan orang yang ketiga ialah Abu Harisah ibnu Alqamah; dia adalah uskup mereka dan pemimpin yang mengajari mereka kilab Injil. Pada asalnya dia adalah orang Arab, yaitu dari kalangan Bani Bakr ibnu Wa-il. Tetapi ia masuk agama Nasrani, lalu orang-orang Romawi dan raja-raja;nya menghormatinya serta memuliakannya. Bahkan mereka membangun banyak gereja, lalu mengangkatnya sebagai pengurus gereja tersebut karena mereka me-ngetahui keteguhan agamanya di kalangan mereka.

Padahal dia telah mengetahui perihal Rasulullah Saw. dan sifat-sifatnya serta keadaannya melalui apa yang ia ketahui dari kitab-kitab terdahutu. Akan tetapi, ia letap berpegang kepada agama Nasrani karena sayang kepada kedudukan dan penghormatan yang diperoleh-nya selama itu dari kalangan pemeluk Nasrani.

Ibnu Ishaq mengatakan, telah menceritakan kepadaku Muhammad ibnu Ja’far ibnuz Zubair, bahwa mereka tiba di Madinah masjidnya ketika ia sedang salat Asar. Mereka datang memakai pakaian ciri khas mereka sebagai pemeluk Nasrani dengan penampilan paling baik dari kalangan kaum lelaki Banil Haris Ibnu Ka’b.

Orang yang melihat mereka dari kalangan sahabat Nabi Saw. pasti mengatakan, “Kami belum pernah melihat delegasi seperti mereka sesudah mereka.”

Waktu salat mereka telah tiba, lalu mereka berdiri di dalam masjid Rasulullah Saw. Tetapi Rasulullah bersabda “Biarkanlah mereka.” Lalu mereka salat dengan menghadap ke arah timur.

Berbicaralah dengan Rasulullah Saw. wakil dari mereka yang ter-diri atas Abu Harisah ibnu Alqamah, Al-Aqib Abdul Masih, dan As-Sayyid AI-Aiham. Mereka bertiga pemeluk Nasrani yang sealiran dengan agama raja mereka. Orang-orang Nasrani berselisih pendapat di antara sesama mereka. Sebagian mereka mengatakan bahwa Isa adalah tuhan, sebagian yang lain mengatakan anak tuhan, dan sebagian yang lainnya lagi mengatakan tuhan yang ketiga. Mahatinggi Allah dari ucapan mereka dengan ketinggian yang setinggi-tingginya.

Begitu pula orang-orang Nasrani. Mereka mengatakan bahwa dia adalah tuhan dengan alasan karena dia dapat menghidupkan orang yang mati, menyembuhkan orang yang buta, penyakit belang dan ber-bagai penyakit lainnya, memberitakan masalah-masalah gaib, mem-buat bentuk burung dari tanah liat. lalu ia meniupnya sehingga men-jadi burung sungguhan; padahal semuanya itu dengan seizin Allah, dan Allah menjadikannya demikian sebagai bukti untuk manusia.

Orang-orang Nasrani berhujah sehubungan dengan ucapan mereka yang mengatakan bahwa Isa adalah putra tuhan, mereka me-ngatakan bahwa dia tidak punya ayah yang diketahui dan dapat ber-bicara dalam buaian dengan pembicaraan yang belum pernah dilakukan oleh seorang manusia pun sebelumnya.

Sedangkan mereka yang berhujah bahwa Isa adalah tuhan yang ketiga mengatakan bahwa perkataan Isa sama dengan perkataan tuhan, yaitu kami lakukan, kami perintahkan, kami ciptakan, dan kami putuskan. Mereka berkata, “Seandainya dia hanya seorang, nis-caya dia tidak mengatakan kecuali aku lakukan, aku perintahkan, dan aku putuskan serta aku ciptakan. Maka hal ini menunjukkan Tuhan, Isa dan Maryam.” Mahatinggi dan Mahasuci Allah Swt. dari apa yang dikatakan oleh orang-orang yang zalim dan orang-orang yang ingkar itu dengan ketinggian yang setinggi-tingginya.

Untuk menjawab masing-masing pendapat tersebut, diturunkan-lah Al-Qur’an. Ketika dua pendeta berbicara kepada Rasulullah Saw., maka beliau bersabda kepada keduanya, “Masuk Islamlah kamu.” Keduanya menjawab, “Kami telah Islam.” Nabi Saw. bersabda, “Kamu belum masuk Islam, maka masuk Islamlah.” Keduanya menjawab, ‘Tidak, kami telah Islam.” Nabi Saw. bersabda, “Kamu berdua dusta, kamu bukan orang Islam karena pengakuanmu bahwa Allah beranak, menyembah salib, dan makan daging babi.”

Keduanya bertanya, “Siapakah bapaknya, hai Muhammad?” Rasulullah Saw diam, tidak menjawab keduanya. Maka Allah menurunkan sehubungan dengan peristiwa tersebut penjelasan mengenai perkataan mereka dan perselisihan yang terjadi di antara mereka, yaitu pada permulaan surat Ali Imran sampai dengan delapan puluh ayat lebih darinya.

Selanjutnya Ibnu Ishaq mengemukakan tafsir ayat-ayat tersebut, lalu melanjutkan kisahnya, bahwa setelah diturunkan berita dari Allah kepada Rasulullah Saw. dan cara untuk memutuskan perkara yang terjadi antara dia dan mereka, yaitu Allah menganjurkan kepadanya untuk menantang mereka ber-mubahalah jika mereka mengajukan pertanyaan seperti itu kepadanya.
Maka Nabi Saw. mengajak mereka ber-mubahalah. Akhirnya mereka takut dan berkata,”Hai Abul Qasim (nama julukan Nabi Saw. di kalangan mereka), berilah waktu bagi kami untuk mempertimbangkan perkara kami ini, setelah itu kami akan datang kembali kepadamu memutuskan apa yang telah kami rembukkan bersama orang-orang kami tentang ajakanmu itu.”

Mereka pergi meninggalkan Nabi Saw., lalu berembuk dengan Al-Aqib yang merupakan orang paling berpengaruh di antara mereka. Mereka berkata kepadanya, “Hai Abdul Masih, bagaimanakah menurut pendapatmu?” Al-Aqib menjawab, “Demi Allah, hai orang-orang Nasrani, sesungguhnya kalian telah mengetahui bahwa Muhammad adalah seorang nabi yang diutus, Sesungguhnya dia telah datang kepada kalian dengan membawa berita perihal teman kalian (Isa) secara rinci dan benar.

Sesungguhnya kalian telah mengetahui bahwa tidak sekali-kali suatu kaum berani ber-mubahalah (berbalas laknat) dengan seorang nabi, lalu orang-orang dewasa mereka masih hidup dan anak-anak mereka masih ada. Sesungguhnya tawaran ini untuk memberantas kalian, jika kalian mau melakukannya. Sesungguhnya jika kalian masih ingin tetap berpegang kepada agama kalian dan pendapat kalian sehubungan dengan teman kalian (Isa), maka pamitlah kepada lelaki ini (Nabi Saw.), lalu kembalilah ke negeri kalian.”

Lalu mereka datang kepada Nabi Saw. dan berkata, “Wahai Abul Qasim, kami telah sepakat untuk tidak ber-mubahalah denganmu dan meninggalkan (membiarkan)mu tetap pada agamamu dan kami tetap pada agama kami. Tetapi kirimkanlah bersama kami Seorang lelaki dari kalangan sahabatmu yang kamu sukai buat kami, kelak dia akan memutuskan banyak hal di antara kami yang kami berselisih pendapat mengenainya dalam masalah harta benda, karena sesungguhnya kalian di kalangan kami mendapat simpati.”

Muhammad ibnu Ja’far mengatakan bahwa setelah itu Rasulullah Saw. bersabda, “Datanglah kalian kepadaku sore hari, maka aku akan mengirimkan bersama kalian seorang yang kuat lagi dipercaya.”
Tersebutlah bahwa Umar ibnul Khattab r.a. sehubungan dengan peristiwa tersebut mengatakan, “Aku belum pernah menginginkan ima-rah (jabatan) sama sekali seperti pada hari itu. Pada hari itu aku ber-harap semoga dirikulah yang terpilih untuk menjabatnya. Maka aku berangkat untuk melakukan salat Lohor ketika waktu hajir (panas matahari mulai terik). Setelah Rasulullah Saw. salat Lohor dan ber-salam, lalu beliau melihat ke arah kanan dan kirinya, sedangkan aku menonjolkan kepalaku dengan harapan beliau melinatku. Akan tetapi, pandangan mata beliau masih terus mencari-cari, dan akhirya beliau melihat Abu Ubaidah ibnul Jarrah. Maka beliau memanggilnya, lalu bersabda, “Berangkatlah bersama mereka dan jalankanlah peradilan di antara mereka dengan benar dalam hal yang mereka perselisihkan.”

Umar melanjutkan kisahnya, bahwa pada akhirnya Abu Ubaidah-lah yang terpilih untuk melakukan tugas itu.

Ibnu Murdawaih meriwayatkan melalui jalur Muhammad ibnu Ishaq, dari Asim ibnu Umar ibnu Qatadah, dari Mahmud ibnu Labid, dari Rafi’ ibnu Khadij yang menceritakan bahwa delegasi Najran datang menghadap Rasulullah Saw. hingga akhir hadis yang isinya semisal dengan hadis di atas. Hanya dalam riwayat ini disebutkan bahwa Nabi Saw. bersabda kepada orang-orang yang terhormat (dari kalangan mereka) yang jumlahnya ada dua belas orang. Sedangkan kisah hadis lainnya lebih panjang daripada hadis di atas dengan tam-bahan-tambahan lainnya.

Imam Bukhari mengatakan, telah menceritakan kepada kami Abbas ibnul Husain, telah menceritakan kepada kami Yahya ibnu Adam, dari Israil, dari Abu Ishaq, dari Silah ibnu Zufar, dari Huzaifah r.a. yang menceritakan hadis berikut, bahwa Al-Aqib dan As-Sayyid —pemimpin orang-orang Najran— datang menghadap Rasulullah Saw. dengan maksud untuk melakukan mubahalah dengan Rasulullah Saw.

Salah seorang berkata kepada temannya, “Jangan kamu lakukan. Demi Allah, seandainya dia adalah seorang nabi, lalu kita melakukan mula’anah (berbalas laknat) terhadapnya, niscaya kita ini tidak akan beruntung, tidak pula bagi anak cucu kita sesudah kita.”

Akhirnya keduanya mengatakan, “Sesungguhnya kami setuju memberimu apa yang kamu minta dari kami (yakni jizyah). Tetapi kirimkanlah bersama kami seorang lelaki yang amin (dapat diper-caya), dan janganlah engkau kirimkan bersama dengan kami melainkan seorang yang dapat dipercaya.” Maka Rasulullah Saw. menjawab:

Aku sungguh-sungguh akan mengirimkan bersama kalian seorang lelaki yang benar-benar dapat dipercaya.
Maka sahabat-sahabat Nabi Saw. mengharapkan untuk diangkat menjadi orang yang mengemban tugas ini. Lalu Rasulullah Saw. bersab-da:

“Berdirilah engkau, hai Abu Ubaidah ibnul Jarrah.” Ketika Abu Ubaidah berdiri, maka Rasulullah Saw. bersabda, “Inilah orang yang dipercaya dari kalangan umat ini.”
Hadis riwayat Imam Bukhari dan Imam Muslim, Imam Turmuzi, Imam Nasai, dan Ibnu Majah melalui jalur Israil, dari Abu Ishaq, dari Silah, dari Huzaifah dengan lafaz yang semisal.

Imam Ahmad meriwayatkan pula, begitu pula Imam Nasai dan Imam Ibnu Majah, melalui hadis Israil, dari Abu Ishaq, dari Silah, dari Ibnu Mas’ud dengan lafaz yang semisal.

Imam Bukhari mengatakan, telah menceritakan kepada kami Abul Walid, telah menceritakan kepada kami Syu’bah, dari Khalid, dari Abu Qilabah, dari Anas, dari Rasulullah Saw. yang telah bersabda

Setiap umat memiliki amin (orang yang dipercaya) nya sendiri, dan amin dan umat ini adalah Abu Ubaidah ibnul Jarrah.

Imam Ahmad mengatakan, telah menceritakan kepada kami Ismail ibnu Yazid Ar-Ruqqi Abu Yazid, telah menceritakan kepada kami Qurrah, dari Abdul Karim ibnu Malik Al-Jazari, dari Ikrimah, dari Ibnu Abbas yang menceritakan bahwa Abu Jahal pernah mengatakan, “Seandainya aku melihat Muhammad sedang salat di dekat Ka’bah, aku benar-benar akan mendatanginya, lalu aku akan menginjak leher-nya.”

Ikrimah melanjutkan kisahnya, bahwa Ibnu Abbas mengatakan :

Seandainya dia (Abu Jahal) melakukannya, niscaya malaikat akan membinasakannya secara terang-terangan, dan seandainya orang-orang Yahudi itu mengharapkan kematian dirinya, niscaya mereka benar-benar akan mati, dan niscaya mereka akan melihat tempat mereka di neraka. Dan seandainya orang-orang yang berangkat untuk melakukan mubahalah terhadap Rasulullah Saw. (secara sungguhan), niscaya sepulangnya mereka ke tempat kediamannya benar-benar tidak menjumpai lagi harta dan keluarganya.

Imam Bukhari, Imam Turmuzi, dan Imam Nasai meriwayatkan hadis ini melalui Abdur Razzaq, dari Ma’mar, dari Abdul Karim dengan lafaz yang sama, Imam Turmuzi mengatakan bahwa hadis ini hasan lagi sahih.

Imam Baihaqi di dalam kitab Dalailun Nubuwwah meriwayatkan kisah delegasi Najran ini dengan kisah yang panjang sekali.

Imam Baihaqi mengatakan, telah menceritakan kepada kami Abu Abdullah Al-Hafiz Abu Sa’id dan Muhammad ibnu Musa ibnul Fadl; keduanya mengatakan, telah menceritakan kepada kami Abul Abbas Muhammad ibnu Ya’qub, telah menceritakan kepada kami Ahmad ibnu Abdul Jabbar, telah menceritakan kepada kami Yunus ibnu Bukair, dari Salamah ibnu Abdu Yusu’, dari ayahnya, dari kakeknya, bahwa Yunus —yang tadinya beragama Nasrani, kemudian masuk Islam— menceritakan bahwa sesungguhnya Rasulullah Saw. mengirim surat kepada penduduk Najran sebelum diturunkan kepada beliau surat Ta Sin Sulaiman, yang bunyinya seperti berikut:

Dengan menyebut nama Tuhan Nabi Ibrahim, Nabi Ishaq, dan Nabi Ya’qub, dari Muhammad, nabi utusan Allah, ditujukan kepada Uskup Najran dan penduduk Najran. Masuk Islamlah. Sesungguhnya aku menganjurkan kepada kalian untuk memuji Tuhan Nabi Ibrahim, Nabi Ishaq, dan Nabi Ya’qub, Amma Ba’du: Sesungguhnya aku mengajak kalian untuk menyembah Allah dan meninggalkan menyembah sesama makhluk; aku mengajak kalian untuk membantu (agama) Allah dan tidak mem-bantu (agama buatan) makhluk. Jika kalian menolak. maka kalian harus membayar jizyah; dan jika kalian menolak (membayar jizyah), maka aku mempermaklumatkan perang terhadap kalian. Wassalam.


Ketika surat itu sampai ke tangan uskup yang dimaksud, lalu ia mem-bacanya, maka ia sangat terkejut dan hatinya sangat takut. Lalu ia mengundang seorang lelaki dari kalangan penduduk Najran yang dikenal dengan nama Syurahbil ibnu Wida’ah dari Hamdan. Sebelum peristiwa ini tidak pernah ada seseorang dipanggil untuk memecahkan perkara yang sulit, baik Aiham, Sayyid, ataupun Al-Aqib.


Ketika Syurahbil datang, uskup menyerahkan surat Rasulullah Saw. itu kepadanya. la membacanya, dan uskup berkata, “Hai Abu Maryam (nama julukan Syurahbil), bagaimanakah pendapatmu?” Syurahbil menjawab, “Sesungguhnya engkau mengetahui apa yang telah dijanjikan oleh Allah kepada Ibrahim, yaitu kenabian yang akan dianugerahkan-Nya kepada keturunan Ismail. Maka sudah dapat dipastikan bahwa anugerah itu diberikan kepada lelaki ini (Nabi Saw.), sedangkan aku sehubungan dengan perkara kenabian itu tidak mempunyai pendapat apa-apa. Tetapi seandainya perkara yang dimaksud menyangkut urusan duniawi, niscaya aku benar-benar dapat mengemukakan pendapatku dan aku berupaya semampuku untuk menyelesaikannya buatmu.”

Uskup berkata kepadanya, “Minggirlah kamu dan duduklah,” lalu Syurahbil duduk di salah satu tempat. Kemudian uskup menyuruh seseorang untuk memanggil seorang lelaki penduduk Najran yang dikenal dengan nama Abdullah ibnu Syurahbil, keturunan Zu Asbah, dari Himyar. Lalu uskup membacakan surat itu kepadanya dan menanyakan kepadanya bagaimana cara memutuskan permasalahan itu. Maka Abdullah menjawabnya dengan jawaban yang sama dengan yang telah dikatakan oleh Syurahbil.


Uskup berkata kepadanya, “Minggirlah kamu dan duduklah,” lalu Abdullah minggir dan duduk di suatu tempat. Kemudian uskup me-ngirimkan seseorang untuk mengundang seorang lelaki dari penduduk Najran yang dikenal dengan nama Jabbar ibnu Faid dari kalangan Banil Haris ibnu Ka’b, salah seorang Banil Hammas. Lalu uskup membacakan kepadanya surat itu. Setelah selesai dibaca, ia menanyakan pendapatnya sehubungan dengan permasalahan itu. Tetapi teryata lelaki ini pun mengatakan hal yang sama seperti yang dikatakan oleh Syurahbil dan Abdullah. Maka uskup memerintahkan kepadanya untuk minggir, lalu ia duduk di suatu tempat.


Setelah semua pendapat dari kalangan mereka sepakat menunjuk-kan pendapat yang telah disebutkan di atas, maka uskup memerintahkan agar lonceng dibunyikan, api dinyalakan, dan semua pelita di dalam gereja dinyalakan. Demikianlah yang mereka lakukan di siang hari bilamana mereka tertimpa prahara. Apabila prahara menimpa mereka di malam hari, maka semua lonceng gereja dibunyikan dan api di dalam semua gereja dinyalakan.


Ketika semua lonceng dibunyikan dan semua pelita dinyalakan. maka berkumpullah semua penduduk lembah bagian atas dan bagian bawahnya, sedangkan panjang lembah itu adalah perjalanan satu hari ditempuh oleh orang yang berkendaraan cepat. Di dalamnya terdapat tujuh puluh tiga kampung, dan semua pasukannya terdiri atas seratus dua puluh ribu personel.


Lalu uskup membacakan kepada mereka surat Rasulullah Saw, dan menanyakan tentang pendapat mereka mengenainya. Para dewan penasihat dari kalangan mereka akhirnya sepakat untuk mengirimkan Syurahbil ibnu Wida’ah Al-Hamdani, Abdullah ibnu Syurahbil Al-Asbahi, dan Jabbar ibnu Fait Al-Harisi untuk menghadap Rasulullah Saw. dan mendatangkan kepada mereka berita yang dihasilkan oleh misi mereka bertiga nanti.


Maka delegasi itu berangkat. Ketika sampai di Madinah, mereka meletakkan pakaian perjalanannya, lalu menggantinya dengan pakaian yang panjang hingga menjurai ke tanah terbuat dari kain sutera dan juga memakai cincin dari emas, kemudian berangkat menemui Rasulullah Saw. Ketika sampai pada Rasululiah Saw., mereka meng-acungkan salam penghormatan kepadanya, tetapi beliau tidak men-jawab salam mereka. Lalu mereka berupaya untuk dapat berbicara dengannya sepanjang siang hari, tetapi beliau tidak mau berbicara dengan mereka yang memakai cincin dan memakai pakaian sutera.

Kemudian mereka pergi mencari Usman ibnu Affan dan Abdur Rahman ibnu Auf yang telah mereka kenal sebelumnya, dan mereka menjumpai keduanya berada di antara kaum Muhajirin dan kaum Ansar di suatu majelis. Mereka berkata, “Hai Usman dan Abdur Rahman, sesungguhnya Nabi kalian tclah menulis sepucuk surat kepada kami, lalu kami datang memenuhinya. Tetapi ketika kami datang dan mengucapkan salam penghormatan kepadanya, ia tidak menjawab salam kami; dan kami berupaya untuk berbicara dengannya sepanjang siang hari hingga kami merasa letih, temyata beliau pun tidak mau berbicara dengan kami. Bagaimanakah pendapat kalian berdua, apakah kami harus pulang kembali tanpa hasil”


Keduanya berkata kepada Ali ibnu Abu Talib yang juga berada di antara kaum, “Bagaimanakah menurut pendapatmu, wahai Abul Hasan, tentang mereka ini?” Ali berkata kepada Usman dan Abdur Rahman, “Aku berpendapat, hendaknya mereka terlebih dahulu melepaskan pakalan sutera dan cincin emasnya, lalu mereka memakai pakaian perjalanannya, setelah itu mereka boleh kembali menemui Nabi Saw.”

Mereka melakukan saran tersebut, lalu mereka mengucapkan salam penghormatan kepada Nabi Saw. Maka kali ini Nabi Saw. baru menjawab salam mereka. Setelah itu beliau Saw. bersabda:


Demi Tuhan yang lelah mengutusku dengan benar, sesungguhnya mereka datang kepadaku pada permulaannya, sedangkan iblis berada bersama mereka.


Kemudian Nabi Saw. menanyai mereka, dan mereka menanyai Nabi Saw. secara timbal balik, hingga mereka bertanya kepadanya,


“Bagaimanakah pendapatmu tentang Isa? Agar bila kami kembali kepada kaum kami yang Nasrani, kami gembira membawa Berita dari pendapatmu tentang dia, jika engkau memang seorang nabi.” Nabi Saw. bersabda:


Hari ini aku tidak mempunyai pendapat apa pun tentang dia. Maka tinggallah kalian, nanti aku akan ceritakan kepada kalian apa yang diberitakan oleh Tuhanku tentang Isa.


Maka pada keesokan harinya telah diturunkan firman-Nya:

59. Sesungguhnya misal (penciptaan) Isa di sisi AllAh, adalah seperti (penciptaan) Adam. Allah menciptakan Adam dari tanah, kemudian Allah berfirman kepadanya: “Jadilah” (seorang manusia), maka jadilah dia.

60. (Apa yang telah Kami ceritakan itu), itulah yang benar, yang datang dari Tuhanmu, karena itu janganlah kamu termasuk orang-orang yang ragu-ragu.

61. Siapa yang membantahmu tentang kisah Isa sesudah datang ilmu (yang meyakinkan kamu), maka katakanlah (kepadanya): “Marilah kita memanggil anak-anak kami dan anak-anak kamu, isteri-isteri kami dan isteri-isteri kamu, diri kami dan diri kamu; kemudian marilah kita bermubahalah kepada Allah dan kita minta supaya la’nat Allah ditimpakan kepada orang-orang yang dusta.

Tetapi mereka menolak mengakui hal tersebut. Kemudian pada pagi harinya lagi setelah kemarinnya Rasulullah Saw. menyampaikan berita tersebut, beliau dalang seraya menggendong Hasan dan Husain de-ngan kain selimutnya, sedangkan Fatimah berjalan di belakangnya untuk melakukan mula’anah, Saat itu Nabi Saw. mempunyai beberapa orang istri.

Maka Syurahbil berkata kepada kedua temannya, “Kalian telah mengetahui bahwa seluruh penduduk lembah kita bagian atas dan bagian bawahnya tidak mau kembali dan tidak mau berangkat kecuali karena pendapatku. Sesungguhnya sekurang aku benar-benar menghadapi suatu urusan yang amal berat.


Demi Allah, seandainya lelaki ini (maksudnya Nabi Saw.) benar-benar seorang utusan, maka kita adalah orang Arab yang mula-mula berani menentangnya di hadapan-nya dan menolak perintahnya. Maka tidak sekali-kali kita berangkat dari hadapannya dan dari hadapan sahabat-sahabatnya, melainkan kita pasti akan tertimpa malapetaka. Sesungguhnya kita adalah orang Arab dari kalangan pemeluk Nasrani yang paling dekat bertetangga de-ngannya. Sesungguhnya jika lelaki ini adalah seorang nabi yang dijadikan rasul, lalu kita ber-mula’anah dengannya, niscaya tidak akan tertinggal sehelai rambut dan sepotong kuku pun dari kita yang ada di muka bumi ini melainkan pasti binasa.”
Kedua teman Syurahbil bertanya, “Lalu bagaimana selanjutnya menurut pendapatmu, hai Abu Maryam?” Syurahbil menjawab, “Aku berpendapat, sebaiknya dia aku angkat sebagai hakim dalam masalah ini, karena sesungguhnya aku melihat lelaki ini tidak akan berbuat zalim dalam keputusannya untuk selama-lamanya.” Keduanya berkata, “Terserah kepadamu.”


Syurahbil menghadap Rasulullah Saw., lalu berkata kepadanya, “Sesungguhnya aku berpendapat bahwa ada hal yang lebih baik daripada ber-mula’anah denganmu.” Nabi Saw. bertanya, “Apakah itu?” Syurahbil menjawab, “Kami serahkan keputusannya kepadamu sebagai hakim sejak hari ini sampai malam nanti dan malam harimu sampai keesokan paginya. Maka keputusan apa saja yang enigkau tetapkan kepada kami, hal itu akan kami terima.”


Rasulullah Saw. bertanya, “Barangkali di belakangmu ada seseorang yang nanti akan mencelamu?” Syurahbil berkata, Tanyakanlah kepada kedua temanku ini.” Lalu keduanya menjawab, “Seluruh penduduk lembah kami tidak kembali dan tidak berangkat, melainkan atas dasar pendapat Syurahbil.”
Maka Rasulullah Saw. kembali tidak ber-mula’anah dengan mereka. Kemudian pada keesokan harinya mereka datang kepadanya, lalu Nabi Saw. menulis sepucuk surat buat mereka yang isinya sebagai

berikut :

Dengan nama Allah Yang Muha Pemurah lagi Maha Penyayang. Ini adalah keputusan dari Muhammad sebagai nabi dan utusan Allah untuk penduduk Najran —jika mereka ingin berada di bawah kekuasaannya—pada semua has il buah~buahan, dan semua yang kuning, yang putih. yang hitam, dan budak yang berlebihan di kalangan mereka. Semuanya adalah milik mereka, tetapi .diwajibkan bagi mereka membayar dua ribu setel pakaian (setiap tahunnya); pada tiap bulan Rajab seribu setel pakaian, dan yang seribunya lagi dibayar pada liap bulan Safar.

Dan persyaratan lainnya serta kelanjutannya.

Kedatangan delegasi mereka terjadi pada tahun sembilan Hijriah, karena Az-Zuhri pernah mengadakan bahwa penduduk Najran adalah orang yang mula-mula membayar jizyah kepada Rasulullah Saw. Sedangkan ayat mengenai jizyah baru diturunkan hanya sesudah kemenangan atas Mekah, yailu yang disebutkan di dalam firman-Nya:


29. Perangilah orang-orang yang tidak beriman kepada Allah dan tidak (pula) kepada hari kemudian, dan mereka tidak mengharamkan apa yang diharamkan oleh Allah dan RasulNya dan tidak beragama dengan agama yang benar (agama Allah), (yaitu orang-orang) yang diberikan Al-Kitab kepada mereka, sampai mereka membayar jizyah[638] dengan patuh sedang mereka dalam keadaan tunduk.

Pendapat Toko-tokoh Non Muslim terhadap Kitab Bibel & Quran

•July 17, 2008 • Leave a Comment

1. Dr. Mr. D. N. Mulder dalam bukunya “Pembimbing ke dalam Perjanjian Lama”, tahun 1963, pagina 12 dan 13, berkata sebagai berikut: “Buku ini dikarang pada waktu-waktu tertentu, dan pengarang-pengarangnya memang manusia juga, yang terpengaruh oleh keadaan waktunya dan oleh suasana di sekitarnya dan oleh pembawaan pengarang itu sendiri. Naskah-naskah asli dari Kitab Suci itu sudah tidak ada Iagi. Yang ada pada kita hanya turunan atau salinan. Dan salinan itu bukannya salinan langsung dari naskah asli, melainkan dari salinan dan seterusnya. Sering di dalam menyalin Kitab Suci itu terseliplah salah salin.”

2. Drs. M. E. Duyverman dalam bukunya “Pembimbing ke dalam Perjanjian Baru”, tahun 1966, pagina 24 dan 25, berkata sebagai berikut: “Ada kalanya penyalin tersentuh pada kesalahan dalam naskah asli yang dipergunakannya, lalu kesalahan itu diperbaikinya, padahal perbaikan itu sering mengakibatkan perbedaan yang lebih besar dengan yang sungguh asli. Dan kira-kira pada abad keempat, di Antiochia diadakan penyelidikan dan penyesuaian salinan-salinan; agaknya terdorong oleh perbedaan yang sudah terlalu besar diantara salinan-salinan yang dipergunakan dengan resmi dalam Gereja.”

3. Dr. B. J. Boland dalam bukunya “Het Johannes Evangelie”, p. 9, berkata sebagai berikut: “Zijn ons de waarheden van het Evangelie van Jesus Christus in haar corspron-kelijken onvervalschen, zul veren vorm overgeleverd of zijn de door het intermediair van den Griek schen Geest, van de Griek sche reid, het laat stea an te nemen…dat de letter der Nieuw-Testament-ische boeken in de eerste eeuwen anzer jaartelling gewichtig wijzungen moet hebben ondergaan.”

Artinya: Apakah kebenaran-kebenaran dari Injil Jesus Kristus diserahkan kepada kita dalam bentuk murninya, asli dan tidak dipalsukan, ataukah telah dirubah melalui alam fikiran kebudayaan Gerika? Umumnya yang terakhirlah yang diterima oleh orang jaman kini… bahwa tulisan-tulisan Kitab Perjanjian Baru pada dua abad pertama perhitungan tahun kita, pasti telah mengalami perubahan besar.

4. Dr. A. Powel Davies dalam bukunya “The meaning of the Dead Sea Scrolls The New American Library” tahun 1961 , p. 106, berkata: “The first three, or Synoptic Gospels tell much the same story. There are discrepancies; but it is impossible to a considerable extent to reconcile them. John’s Gospel, however, tells quit a different story from the other three. If John is right, then the other three are wrong; If the Synoptic are right, the John’s gospel must surely be in error.”

Artinya: Tiga Injil pertama, yaitu Injil Synoptik, membawakan cerita yang sama. Terdapat pertentangan-pertentangan di dalamnya, sehingga tidaklah mungkin sedemikian jauh untuk mendamaikan ayat-ayat ini. Namun Injil Johannes, menceritakan cerita-cerita yang amat berbeda dari ketiga Injil pertama itu. Bila Injil Johannes yang betul, maka ketiga Injil yang lain itu salah; bila ketiga Injil itu betul, maka Injil Johannes pasti salah.

5. Dr. G. C. Vari Niftrik dan Dr. B. J. Boland dalam bukunya “Dogmatika Masakini”, cetakan ketiga; tahun 1978, p. 322, berkata sebagai berikut: “Kita tidak usah merasa malu bahwa terdapat pelbagai kekhilafan di dalam Al-Kitab; kekhilafan tentang angka-angka, perhitungan-perhitungan tahun dan fakta-fakta. Dan tak perlu kita pertanggungjawabkan kekhilafan-kekhilafan itu berdasarkan caranya isi Al-Kitab telah disampaikan kepada kita, sehingga dapat kita berkata: dalam naskah asli tentulah tidak terdapat kesalahan-kesalahan, tetapi kekhilafan-kekhilafan itu barulah kemudiannya terjadi di dalam turunan-turunan (salinan-salinan-pen) naskah itu.”

6. Herman Bakels (1871-1954) dalam bukunya “Nij Ketters? Ya.. Om deere Gods”, p. 119-120, lewat buku “Dialog antara Ahmadiyah dengan saksi-saksi Yehowa”, p. 83 dan 88 berkata sebagai berikut: “De andere ses Bijbels (Weda, Awesta, de boeken over Boedha, Tao-teking, Confusius boeken, Kor’an) ken ik niet genoeg…Van onzen Bijbel weet ik dit zeker. Ik heb hem dertig jaar lang van voren tot achteren doorploeterd. En ik zeg rondement; ik kan in Europa geen boek dat meer stikvol dingen-die-niet-waar-zijn zit dan de Bijbel.”

Artinya: Adapun enam buah kitab (Weda, Awesta, Kitab-kitab tentang Budha, Tao-teking, Kitab-kitab Confusius, Al-Qur’an) tidak begitu saya kenal. Akan tetapi Bijbel kita ini, pasti saya ketahui. Sudah 30 tahun lamanya saya mengincah Bijbel kita ini dari awal sampai akhir. Oleh karena itu terus terang saya katakan, bahwa di Eropa, saya belum kenal sebuah kitab yang lebih padat dengan hal-hal yang tidak benar dari pada Bijbel.

Dia juga berkata:
“Bijna alle koeken zijn er misleidend, nipseudepigra fisch. D.W.Z. niet geschreven door de auteurs op wier namen zestaan, maar wel later geschreven.”

Artinya: Hampir semua kitab-kitab dalam bibel itu menyesatkan, yakni memakai nama. palsu, yaitu tidak ditulis oleh pengarang-pengarang yang tercantum nama mereka di atasnya, melainkan ditulis jauh di belakang mereka.

7. Surat kabar di Ghana, yaitu Harian Times, 24 Juni 1964 yang dimuat oleh harian Mercusuar Yk. tertanggal 31-8-1968; Mr. RT. Payet, di dalam parlemen inggris tahun 1964 mengusulkan kepada Pemerintah Inggris dalam hal ini The British Home Secretary agar Injil dilarang beredar. Salah satu di antara sebabnya seperti yang ia katakan sebagai berikut: “I know of no book in history which could compare with the Bible as a source of brutality and sadistic conduct.

Artinya: Tidak ada di dalam sejarah satu buku yang merupakan sumber dari perbuatan-perbuatan yang brutal dan sadis selain Injil ini. (I. Sudibya Markus dalam buku “Dialog Islam-Nasrani dan Usul Pelanggaran Injil di Inggris”, terbitan Potrosari Ler. 28 Mgl.).

8. Prof. Herbert J. Muller dalam buku “The Uses of the Past, p. 168 lewat bukunya O. Hashem, “Marxiesme dan Agama”, tahun 1965, Japi Surabaya, p. 45, berkata: “Scholars regard this text ( I Johannes 5:7) as a later interpolation however, since it does not appear in the best manuscripts.”

Artinya:
Para sarjana menganggap bahwa naskah ini ( I Johannes 5:7) adalah suatu sisipan/tambahan kemudian, karena ayat seperti ini tidak diketemukan pada manuskrip-manuskrip terbaik.

9. Kata Herman Bakel dan Dr. A. Powel Davies, “Injil Matius 28:19 dan Injil Markus 16:9-19 adalah sisipan. Bacalah bukunya.” (Hashem, “Jawaban Lengkap Kepada Pendeta Dr. J. Verkuyl,” terbitan JAPI, Surabaya, tahun 1969, halaman 94).


Pendapat Toko-tokoh Non Muslim terhadap Al-Quran


1. Harry Gaylord Dorman dalam buku “Towards Understanding lslam”, New York, 1948, p.3, berkata: “Kitab Qur’an ini adalah benar-benar sabda Tuhan yang didiktekan oleh Jibril, sempurna setiap hurufnya, dan merupakan suatu mukjizat yang tetap aktual hingga kini, untuk membuktikan kebenarannya dan kebenaran Muhammad.”

2. Prof. H. A. R. Gibb dalam buku “Mohammadanism”, London, 1953, p. 33, berkata sebagai berikut: “Nah, jika memang Qur’an itu hasil karyanya sendiri, maka orang lain dapat menandinginya. Cobalah mereka mengarang sebuah ungkapan seperti itu. Kalau sampai mereka tidak sanggup dan boleh dikatakan mereka pasti tidak mampu, maka sewajarnyalah mereka menerima Qur’an sebagai bukti yang kuat tentang mukjizat.”

3. Sir William Muir dalam buku “The Life of Mohamet”, London, 1907; p. VII berkata sebagai berikut: “Qur’an adalah karya dasar Agama Islam. Kekuasaannya mutlak dalam segala hal, etika dan ilmu pengetahuan…”

4. DR. John William Draper dalam buku “A History of the intelectual Development in Europe”, London, 1875, jilid 1 , p. 343-344, berkata: “Qur’an mengandung sugesti-sugesti dan proses moral yang cemerlang yang sangat berlimpah-limpah; susunannya demikian fragmenter, sehingga kita tidak dapat membuka satu lembaran tanpa menemukan ungkapan-ungkapan yang harus diterima olehsekalian orang. Susunan fragmenter ini, mengemukakan teks-teks, moto dan peraturan- peraturan yang sempurna sendirinya, sesuai bagi setiap orang untuk setiap peristiwa dalam hidup.”

5. DR. J. Shiddily dalam buku “The Lord Jesus in the Qur’an”, p. 111 , berkata: “Qur’an adalah Bible kaum Muslimin dan lebih dimuliakan dari kitab suci yang manapun, lebih dari kitab Perjanjian Lama dan kitab perjanjian Baru.”

6. Laura Vaccia Vaglieri dalam buku “Apologie de I’Islamism, p. 57 berkata: “Dalam keseluruhannya kita dapati dalam kitab ini, suatu koleksi tentang kebijaksanaan yang dapat diperoleh oleh orang-orang yang paling cerdas, filosof-filosof yang terbesar dan ahli-ahli politik yang paling cakap… Tetapi ada bukti lain tentang sifat Ilahi dalam Qur’an, adalah suatu kenyataan bahwa Qur’an itu tetap utuh melintasi masa-masa sejak turunnya wahyu itu hingga pada masa kini…Kitab ini dibaca berulang-ulang oleh orang yang beriman dengan tiada jemu-jemunya. Keistimewaannya pula, Qur’an senantiasa dipelajari/dibaca oleh anak-anak sejak sekolah tingkat dasar hingga tingkat Profesor. “

“Sebaliknya malah karena diulang- ulang ia makin dicintai sehari demi sehari. Qur’an membangkitkan timbulnya perasaan penghormatan dan respek yang mendalam, pada diri orang yang membaca dan mendengarkannya…. Oleh karena itu bukan dengan jalan paksaan atau dengan senjata, tidak pula dengan tekanan mubaligh-mubaligh yang menyebabkan penyiaran Isiam besar dan cepat, tetapi oleh kenyataan bahwa kitab ini, yang diperkenalkan kaum Muslimin kepada orang-orang yang ditaklukkan dengan kebebasan untuk menerima atau menolaknya adalah kitab Tuhan. Kata yang benar, mukjizat terbesar yang dapat diperlihatkan Muhammad kepada orang yang ragu dan kepada orang yang tetap berkeras kepala.”

7. Prof. A. J. Amberry, dalam buku “De Kracht van den Islam”, hlm. 38, berkata: “Qur’an ditulis dengan gaya tak menentu dan tidak teratur, yang menunjukkan bahwa penulisnya di atas segala hukum-hukum pengarang manusia.”

8. G. Margoliouth dalam buku “Introduction to the Koran” (kata pendahuluan untuk buku J. M. H. Rodwell), London, 1918, berkata: “Diakui bahwa Our’an itu mempunyai kedudukan yang penting diantara kitab-kitab Agama di dunia. Walau kitab ini merupakan yang terakhir dari kitab-kitab yang termasuk dalam kesusasteraan ini, ia tidak kalah dari yang mana pun dalam effeknya yang mengagumkan, yang telah ditimbulkannya terhadap sejumlah besar manusia yang telah menciptakan suatu phase kemajuan manusia dan satu tipe karakter yang segar.”

9. George Sale dalam buku “Joseph Charles Mardrus-Premilinary Discourse”, berkata: “Di seluruh dunia diakui bahwa Qur’an tertulis dalam bahasa Arab dengan gaya yang paling tinggi, paling murni….diakui sebagai standard bahasa Arab… dan tak dapat ditiru oleh pena manusia… Oleh karena itu diakui sebagai mukjizat yang besar, lebih besar daripada membangkitkan orang mati, dan itu saja sudah cukup untuk meyakinkan dunia bahwa kitab itu berasal dari Tuhan.”

10. E. Denisen Ross dari “Introduction to the Koran-George Sale”, p. 5, berkata: “Qur’an memegang peranan yang lebih besar terhadap kaum Muslimin daripada peranan Bible dalam agama Kristen. Ia bukan saja merupakan sebuah kitab suci dari kepercayaan mereka, tetapi juga merupakan text book dari upacara agamanya dan prinsip-prinsip hukum kemasyarakatan…..Sungguh sebuah kitab seperti ini patut dibaca secara meluas di Barat, terutama di masa-masa ini, di mana ruang dan waktu hampir telah dipunahkan oleh penemuan-penemuan modern.”

11. James A. Michener dalam “Islam the Misunderstood Religion Readers Digest”, Mei 1955, berkata sebagai berikut: “Berita Qur’an inilah yang mengusir patung-patung dewa, dan memberikan ilham kepada manusia untuk merevolusikan hidup dan bangsa mereka…. Kombinasi antara persembahan kepada Satu Tuhan ditambah dengan perintah prakteknya yang membuat Qur’an menjadi khas. Bangsa yang beragama di Timur yakin bahwa negara mereka hanya akan diperintah dengan baik apabila hukum-hukumnya sejalan dengan Qur’an.

12. W.E. Hocking dalam “Spirit of World Politics New York 32″, p. 461 , berkata: “…saya merasa benar dalam penegasan saya, bahwa Qur’an berisi amat banyak prinsip-prinsip yang diperlukan untuk pertumbuhannya sendiri. Sesungguhnya dapat dikatakan bahwa hingga pertengahan abad ke-13, Islamlah pembawa segala apa yang tumbuh yang dapat dibanggakan oleh dunia Barat.”

13. Napoleon Bonaparte
a. Dari “Stanislas Cuyard-Ency des Sciences Religioses”, Paris, 1880, jilid IX, p. 501 berkata sebagai berikut: ” Selama abad-abad pertengahan, sejarah Islam peradaban sepenuhnya. Berkat keuletan kaum Musliminlah maka ilmu pengetahuan dan falsafah Yunani tertolong dari kebinasaan, dan kemudian datang membangunkan dunia Barat serta membangkitkan gerakan intelektual sampai pada pembaruan Bacon. Dalam abad ke-7 dunia lama itu sedang dalam sakaratulmauit. Muharnmad memberi kepada mereka sebuah Qur’an yang rnerupakan titik tolak ke arah dunia baru.”

b. Dari buku “Bonaparte et I’Islarn oleh Cherlifs, Paris, p. 105, berkata sebagai berikut: “I hope the time is not far off when I shall be able to unite all the wise and educated men of all the countries and establish a uniform regime based on the prinsiples of the Qur’an wich alone can lead men to happiness.

Artinya:
Saya meramalkan bahwa tidak lama lagi akan dapat dipersatukan semua manusia yang berakal dan berpendidikan tinggi untuk memajukan satu kesatuan kekuasaan yang berdasarkan prinsip-prinsip ajaran Islam, karena hanyalah Qur’an itu satu-satunya kebenaran yang mampu memimpin manusia kepada kebahagiaan.*

*) Sumber terutama dari M. Hashem, “Kekaguman Dunia terhadap Islam”, cetakan pertama, Bandung,

KESIMPULAN

Setelah kita mempelajari dengan teliti pendapat para ilmuwan nonmuslim terhadap Bibel dan Al-Qur’an tersebut di atas, maka jelaslah bahwa dalam menerima kebenaran Islam untuk berbakti kepada Tuhan Allah Yang Maha Esa memang melalui proses mempelajari serta meneliti dengan sepenuh akal budi dan kejujuran. Hanya dengan demikianlah akan sampai pada derajat pengakuan atas kebenarannya. Kesimpulan itu akan diperoleh, tentunya setelah dianalisa dengan sesungguhnya serta dibandingkan dengan kekurang- benaran atau ketidak-benaran yang lainnya. Sehingga akan lebih nampak mana yang hak dan mana yang batil, mana yang benar dan mana yang salah, serta dapat dibedakan pula mana yang bercampur-baur antara kebenaran dan kebatilan dan mana yang suci murni dari Ilahi.

Kemudian baru atas taufik dan hidayah dari Allahlah manusia dapat dan mampu mengakui di dalam hati dan pikiran, mengikrarkan di dalam lisan, serta mengamalkan di dalam kehidupan (beriman) dengan segala kekuatan.

Hal itu sebagaimana dituliskan di dalam:

a. Bibel
Matius 22:37
Jawab Yesus kepadanya: “Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu.
Markus 12:30
“Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu dan dengan segenap kekuatanmu.”

Lukas 10:27
Jawab orang itu: “Kasihilah Tuhan, Allahmu dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap kekuatanmu dan dengan segenap akal budimu, dan kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.”
b. Al-Qur’an

Qur’an 12:111
La qad kaana fii qashashihim ‘ibratulli ulil albaabi maa kaana hadiitsay yuftaraa walaakin tashdiiqal ladzii baina yadaihi wa tatshiila kulli syaiiw wa hudaw wa rahmatal li qaumiy yu’minuun.

Artinya:
Sungguh pada kisah-kisah mereka terdapat pengajaran bagi orang-orang yang mempunyai akal. (Al-Qur’an) itu bukanlah cerita yang diada-adakan, tetapi membenarkan kitab terdahulu dan menjelaskan segala sesuatu, dan sebagai petunjuk dan rahmat bagi kaum yang beriman.

Qur’an 39: 18
Alladziina yastami’uunal qaula fa yattabi’uuna ahsanahuu ulaaikal ladziina hadaahumullaahu wa ulaaika hum ulul albaab.

Artinya: Yang mendengarkan perkataan lalu mengikuti apa yang paling baik diantaranya. Mereka itulah orang-orang yang diberi petunjuk oleh Allah dan mereka itulah orang-orang yang berakal.

Maka, di dunia ini banyak orang yang berakal cerdas kemudian berbondong-bondong masuk Islam dan sebaliknya orang-orang yang kurang akal meninggalkan Islam.

Oleh karena itu, mari kita tingkatkan belajar ilmu dan mengajarkan ilmu yang kita miliki, khususnya Ilmu Kristoiogi Islami, untuk mengantisipasi missilzending Kristenisasi pada diri, keluarga, dan masyarakat kita.

Wallahu’alam

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.